- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Selayar Panen Raya Padi Serentak di Desa Mare-Mare

KEPULAUAN SELAYAR - Bupati bersama Wakil Bupati Kepulauan Selayar H. Muhammad Natsir Ali - Muhtar menghadiri sekaligus melakukan panen raya padi serentak di Desa Mare-Mare Kecamatan Bontomanai, Senin (7/4/2025).
Dikutip dari Surat Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Nomor 8-1527/HM.020/A/04 2025 tertanggal 4 April 2025, kegiatan yang dihadiri Bupati bersama Wakil Bupati Kepulauan Selayar merupakan bagian dari panen raya serentak yang diadakan pada 14 Provinsi pada 157 Kabupaten/Kota di Indonesia, sebagai upaya memperkuat ketahanan dan pencapaian swasembada pangan nasional.
Diketahui luas tanam khusus di Desa Mare-Mare seluas 30 ha, sedang luas tanam secara keseluruhan di Kecamatan Bontomanai sebanyak 36 hektar.
Baca Lainnya :
- Cumondo Tresno, S.H., Resmi Menjabat Kajari di Kabupaten Kepulauan Selayar0
- Persiapan Ekspose di Hadapan Investor Industri Pariwisata Indonesia, Bappelitbangda Adakan Pertemuan0
- Batti'-Batti' Selayar Sedot Perhatian Warga Sulsel di Grand Clarion Hotel 0
- Mengisi Safari Ramadhan di Putabangun, Ini Pesan Pembangunan Kabag. Humas dan Protokol 0
- Seluruh Fraksi DPRD Selayar setujui Pertanggungjawaban APBD 20200
Setelah dilakukan pengambilan sampel padi dengan berat 3,12 kg gabah kering panen, dan dilakukan konversi sehingga diperkirakan akan diperoleh gabah kering kurang lebih 4,99 ton/ha.
Sesaat sebelum panen raya, Bupati melakukan dialog dengan penyuluh pertanian Desa Mare-Mare Andi Nasrianti, S.P. Dalam laporannya, Andi Nasrianti menyampaikan bahwa panen beberapa waktu sebelumnya pernah mencapai produktivitas 8,2 ton per hektar dengan jenis bibit padi cigeulis. Namun karena bibitnya terbatas dari pusat, sehingga petani kata Nasrianti lebih menyukai bibit Ciherang dan bibit Ciliwung yang tahan terhadap serangan hama.
"Produktivitas dari bibit ini bisa mencapai enam ton gabah per hektar," ucap Nasrianti.
Meski demikian, Bupati Kepulauan Selayar lebih cenderung untuk pengadaan bibit cigeulis yang hasilnya bisa mencapai delapan ton lebih.
"Kalau kita lihat yang ada sekarang, ada selisih kurang lebih tiga ton per hektar jika dibandingkan dengan produktivitas dari bibit Cigeulis sebelumnya. Jadi saya minta kepada Pak Kadis pertanian untuk mengadakan kembali bibit itu dan buat demplotnya," pinta Natsir Ali. (Humas IKP/Im)











.jpeg)