Breaking News
- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
Bupati Kepulauan Selayar Tandatangani Berita Acara Serah Terima Pegawai PKB dan PLKB

kepulauanselayarkab.go.id - Bupati Kepulauan Selayar Muh. Basli Ali melakukan penandatanganan berita acara serah terima Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar ke BKKBN pusat. Penandatanganan ini berita acara ini berlangsung di Hotel Grand Clarion Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (25/7/2017).
Untuk Kabupaten Kepulauan terdapat 22 orang pegawai PKB/PLKB beralih status menjadi pegawai BKKBN pusat. Sementara untuk total skala Sulsel terdapat 1.414 pegawai beralih status menjadi pegawai BKKBN Pusat. Demikian keterangan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kepulauan Selayar Andi Abdurrahman, SE., M.Si.
Dalam keterangannya bahwa Penandatanganan berita acara ini disaksikan oleh Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo. Hadir juga Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Selayar Ir. Arifin Dg. Marola bersama pelaksana tugas Kajari Kabupaten Kepulauan Selayar.
Menurut Kepala DP3AP2KB Kepulauan Selayar Andi Abdurrahman, meski status kepegawaian PKB/PLKB beralih ke pusat namun wilayah koordinasi, pembinaan, dan pengawasannya masih tetap di kabupaten/kota. Ia berharap dengan peralihan status tersebut dapat semakin meningkatkan kinerjanya untuk melakukan advokasi penyuluhan di masyarakat serta mengajak masyarakat untuk ber KB khususnya pasangan usia subur. (FIRMAN)
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments











.jpeg)