- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
Bupati Natsir Ali Lakukan Sidak Malam dan Matikan Lampu Berlebihan di OPD

KEPULAUAN SELAYAR – Menanggapi sorotan masyarakat terkait anggaran listrik Pemkab Selayar tahun 2025, Bupati Muhammad Natsir Ali langsung mengambil tindakan tegas dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam sidak yang dilakukan Rabu Malam (21/5) Bupati memeriksa penggunaan listrik dan mematikan lampu-lampu yang dinilai berlebihan atau tidak diperlukan.
Bupati Natsir Ali sengaja mendatangi beberapa kantor OPD diwaktu malam.untuk memastikan efisiensi penggunaan listrik.
Baca Lainnya :
- Gubernur Sulsel Lepas dan Pimpin Gerakan Anti Mager di Selayar0
- Hari Guru Nasional, MBA Sebut Pidato Mendikbud Luar Biasa, Tak dipenuhi Kata Inspiratif dan Retorika0
- Wabup Selayar Serahkan Ranperda tentang APBD Perubahan Tahun Anggaran 2023 pada Rapat Paripurna DPRD0
- Ramah Tamah dengan Anggota DPR RI Komisi VIII, MBA Minta KEK Pariwisata Segera Ditetapkan0
- Desa Bontosunggu Perkuat Peningkatan Kapasitas Pengurus KIM Prisma0
Beberapa temuan yang dilakukan antara lain lampu yang tetap menyala di ruangan kosong, AC yang beroperasi padahal tidak ada aktivitas, serta peralatan elektronik yang masih terhubung dengan listrik meski tidak digunakan.
"Kami tidak ingin ada pemborosan. Listrik yang berlebihan harus dimatikan, untuk penghematan", tegas Bupati saat sidak.
Selain mematikan lampu yang tidak diperlukan, Bupati juga mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak memanfaatkan fasilitas listrik kantor untuk kegiatan yang tidak produktif. "Listrik kantor harus digunakan untuk kepentingan pelayanan publik," tegasnya.
Bupati berkomitmen untuk terus memantau penggunaan listrik di semua OPD secara berkala. Bupati juga meminta kepala dinas untuk menerapkan disiplin dalam pengelolaan listrik.
Dengan langkah ini, Bupati yang dikenal responsif atas saran dan keluhan masyatakat ini berharap dapat mengoptimalkan penggunaan anggaran listrik sekaligus meningkatkan akuntabilitas dan dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah. (HUMAS-IC)
_











.jpeg)