- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
Bupati Natsir Ali Wujudkan Janji Politik: Sampah Plastik Disulap Jadi Paving Block Bernilai Ekonomi

KEPULAUAN SELAYAR – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar kembali menunjukkan komitmennya dalam pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Salah satunya dengan mengubah sampah plastik menjadi paving block yang dimanfaatkan dalam penataan kawasan perumahan Pemda di Jalan Metro sebagai proyek percontohan.

Kegiatan ini menjadi implementasi nyata dari janji politik Bupati H. Muh. Natsir Ali, khususnya dalam pengurangan dan pemanfaatan sampah plastik yang menjadi bagian dari program unggulan “Silajara Tangkasa”. Inisiatif ini juga sejalan dengan misi ke-7 Bupati, yaitu meningkatkan pengelolaan dan pengendalian lingkungan hidup yang berkelanjutan.
Baca Lainnya :
- Hadiri HUT DWP ke-18, Begini Sambutan dan Arahan Sekda Kepulauan Selayar0
- Jam 01.00 Dinihari, Bupati Terima Kepulangan Jemaah Haji Selayar0
- Wabup Selayar Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas0
- Wakil Bupati Kep. Selayar Hadiri RUPS 2017 PT. Bank Sulselbar0
- BKPRMI Kerja Sama Pemda Selayar Buka Bimtek Mengajar Fashih Membaca Al-Qur'an0
Bupati H. Muh. Natsir Ali bahkan meninjau langsung lokasi pemanfaatan paving block dari sampah plastik di kawasan Jalan Metro. Dalam kunjungannya, Bupati melihat secara dekat hasil produksi paving block dan berdialog dengan jajaran pelaksana untuk memastikan efektivitas dan kualitas pelaksanaan program.
“Penanganan sampah plastik harus jadi perhatian serius. Saya sudah instruksikan dinas-dinas terkait untuk lebih gesit dan inovatif agar sampah tak hanya dibersihkan, tapi juga dimanfaatkan. Kalau bisa punya nilai jual, bisa bantu tingkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Bupati dalam keterangannya di lokasi pada senin (7/7/2025)
Lebih jauh, Bupati juga menyampaikan bahwa ke depan, jika permintaan paving block dari sampah plastik terus meningkat, maka Pemkab akan mendorong skema pembelian sampah plastik langsung dari masyarakat. “Kalau ini berkembang, maka kita bisa beli sampah dari masyarakat. Artinya, mereka bukan hanya menjaga lingkungan, tapi juga mendapat penghasilan,” ujarnya.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Siregar, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan secara swakelola oleh Dinas Perkim bekerja sama dengan Bank Sampah dari Dinas Lingkungan Hidup. Proyek ini memanfaatkan sekitar 4,5 ton sampah plastik yang diolah menjadi 2.600 unit paving block.
Menariknya, paving block yang dihasilkan dari sampah plastik ini memiliki daya tahan yang lebih tinggi dibandingkan paving konvensional, sehingga dapat menjadi solusi jangka panjang bagi kebutuhan infrastruktur sekaligus membantu mengurangi beban sampah.
Program ini diharapkan menjadi contoh konkret pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular, serta membuka peluang pengembangan produk ramah lingkungan di Selayar. (HUMAS-IC)
_











.jpeg)