- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
Bupati Selayar Dorong Pemprov Sulsel Sebagai Pengusul Utama KEK Bira-Takabonerate

MAKASSAR– Bupati, Muhammad Natsir Ali didampingi Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kepulauan Selayar Nur ihsan Chairuddin menghadiri rapat percepatan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Maritim Bira-Takabonerate di Kantor Gubernur Sulsel, Senin (2/6/2025).
Rapat yang dipimpin Ketua KEK (Asisten II Pemprov Sulsel) Ichsan Mustari selaku ketua ini fokus membahas kelanjutan pembentukan KEK yang sebelumnya ditandai penandatanganan MoU pada Maret 2024 antara Pemprov Sulsel dan PT ITDC.
Dalam pertemuan ini, disorot perlunya pembaruan MoU oleh empat pihak: Pemprov Sulsel, Pemkab Selayar, Pemkab Bulukumba, dan ITDC.
Baca Lainnya :
- Jadwal Seleksi CPNS 2019 Diumumkan, BKPPD Selayar Mengusul 601 Kebutuhan CPNS Daerah0
- Kerja sama BI, Pemkab Selayar Gelar Diseminasi Hasil Riset Pembangunan Inklusif 20200
- Bupati Selayar Harap Lahir ASN Milenial0
- Ketua TP. PKK Kecamatan Benteng Serah Terima Jabatan0
- Bupati Selayar Terima Kunjungan Silaturrahmi Kepala Basarnas Sulsel0
"Perlunya penandatanganan ulang Nota Kesepahaman (MoU) oleh empat pihak, yaitu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Selayar, Pemkab Bulukumba, dan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC)." ujar Kadiw Pariwisata (Budpar) Provinsi Sulsel, Ir. Muh. Arfah mengusulkan
Dua skenario pengusulan KEK mengemuka dalam rapat tersebut yakni diajukan langsung oleh Pemprov atau melalui badan usaha khusus.
Bupati Kepulauan Selayar, Natsir Ali menyatakan bahwa Pemprov Sulsel sebaiknya menjadi pengusul utama. Ia juga menekankan pentingnya penyusunan kajian seperti Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), Feasibility Study, dan Master Plan oleh Pemprov bekerja sama dengan konsultan kompeten, terutama dari kementerian terkait.
KEK Bira-Takabonerate diharapkan mendorong kunjungan kapal pesiar dan menguatkan pariwisata maritim. Bulukumba dikenal dengan kapal pinisinya, sedangkan Selayar memiliki atol terbesar ketiga di dunia dan cagar biosfer UNESCO.
Rapat ini melibatkan sejumlah unsur penting, di antaranya: Ketua Tim KEK, Kepala Biro Perekonomian, Bappelitbangda, Dinas DPM-PTSP, Dinas Kelautan dan Lingkungan Hidup, Inspektur Daerah, serta Tim Ahli Gubernur Sulsel, H. Rendra Darwis, ST., MM, Pemkab Bulukumba dan Selayar serta Badan Promosi Pariwisata: Provinsi Sulsel dan Kabupaten Kepulauan Selayar. (HUMAS-IC)
_











.jpeg)