- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
Bupati Tinjau Langsung Perbaikan Mesin PLTD Tangkala, Tegaskan Pentingnya Pelayanan Listrik di Selayar

KEPULAUAN SELAYAR— Bupati Kepulauan Selayar, H. Muhammad Natsir, didampingi Kabag Ekonomi Setda, Mursalim meninjau langsung proses perbaikan mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Tangkala pada Jumat (1/8/2025).

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan bahwa pelayanan kelistrikan kepada masyarakat berjalan optimal, sekaligus merespons keluhan warga terkait pemadaman yang terus berulang dalam beberapa waktu terakhir.
Baca Lainnya :
- Cegah Covid-19 Relawan PMI Selayar Semprot Disinfektan di Bandara dan Masjid0
- Wakil Bupati Launching Penyerahan Program Gratis Pemkab Kepulauan Selayar0
- Sekda Selayar Buka Musda MD-Kahmi dengan Agenda Pemilihan Presidium Periode 2020-20250
- Sekda Selayar Salurkan Bantuan Susulan Kepada Korban Kebakaran di Tile-Tile0
- Lahirkan Bibit Berprestasi, K3S dan KKG PJOK Bontosikuyu Gelar Pekan Olahraga Siswa0
Dalam kesempatan tersebut, Bupati meminta penjelasan langsung dari pihak PLN mengenai penyebab gangguan kelistrikan yang terjadi, serta mendorong percepatan perbaikan.
“Pemadaman yang terus terjadi sangat mengganggu aktivitas masyarakat. Kami minta PLN serius menangani ini dan segera memperbaiki mesin yang rusak,” tegas Bupati.
Manager Unit Pelaksana PLTD Tangkala, Doan Rezki Pirnanda, menjelaskan bahwa sebagian besar gangguan disebabkan oleh pohon tumbang yang menimpa jaringan listrik. Selain itu, kondisi mesin yang sudah tua menjadi tantangan tersendiri dalam upaya perbaikan.
“Mesin yang kami gunakan rata-rata berusia 40 tahun. Komponennya sudah tidak diproduksi massal, sehingga onderdil harus dipesan khusus dari Jerman,” jelasnya.
Saat ini, PLTD Tangkala memiliki 11 unit mesin, dengan 6 hingga 7 mesin dioperasikan setiap hari, sementara 2 lainnya disiapkan sebagai cadangan. Namun, 4 mesin kini dalam kondisi rusak, sehingga suplai listrik menjadi tidak stabil.

Doan mengungkapkan bahwa pihaknya terus berupaya melakukan perbaikan secara intensif, namun juga meminta kerja sama masyarakat, khususnya untuk memangkas atau menebang pohon milik pribadi yang berpotensi mengganggu jaringan listrik.
“Jika mesin sedang beroperasi di beban puncak lalu tiba-tiba terganggu akibat jaringan, bisa berakibat fatal seperti patahnya poros utama (shaft), seperti yang saat ini sedang kami perbaiki,” jelasnya.
Menanggapi hal tersebut, Bupati menegaskan bahwa Pemkab Kepulauan Selayar akan terus menjalin koordinasi intensif dengan PLN guna mencari solusi jangka pendek dan jangka panjang terhadap persoalan kelistrikan di daerah.
“Alhamdulillah, hasil koordinasi kami dengan PLN, insya Allah akan ada pengadaan mesin baru yang dijadwalkan tiba bulan Agustus ini,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan bahwa pemerintah daerah juga tengah menjajaki kerja sama dengan investor untuk menghadirkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai solusi energi bersih yang berkelanjutan di Kepulauan Selayar.
“Sudah ada kesepakatan awal, dan insya Allah besok pihak investor akan datang ke Selayar untuk meninjau langsung lokasi yang direncanakan,” tutupnya.
Bupati juga mendesak agar PLN meningkatkan status Unit Layanan PLN Selayar dari ranting menjadi cabang. Hal ini dianggap penting agar koordinasi, kewenangan, serta dukungan teknis dan anggaran dari pusat dapat lebih maksimal.
“Dengan status cabang, kami harap penanganan permasalahan kelistrikan bisa lebih cepat dan tanggap, serta pelayanan terhadap masyarakat lebih maksimal,” pungkas Bupati Natsil Ali. (HUMAS-IC)











.jpeg)