Breaking News
- Bupati Natsir Ali Ajak Masyarakat Selayar Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
- Bupati Natsir Ali Perkuat Posisi Selayar di Tingkat Nasional Lewat Kerja Sama Strategis dengan Ditjen KSDAE
- Pemkab Selayar dan Baznas Gelar Peringatan 1 Muharram 1448 H, Gaungkan Spirit Hijriyah untuk Pembangunan Daerah
- Prof. Abdul Kadir Gantikan Dr. Syamsul Rizal Pimpin PERMAS, Bupati Natsir Ali Ucapkan Selamat dan Terima Kasih
- Evaluasi Pasca CSP XIX, Pemkab Selayar Gelar Rakor, Wujudkan Desa Bersih, Aman, dan Ramah Wisatawan
- Wabup Selayar Buka Munas XI PERMAS 2026, Ajak Perantau Bersinergi Bangun Daerah
- Hadiri Diseminasi Kemenkeu, Bupati Natsir Ali Dalami Skema KPBU Guna Percepat Pembangunan Daerah
- Pembukaan Kapolres Cup II 2026, Sekda Sampaikan Komitmen Bupati Majukan Sepak Bola Selayar
- Selayar Tumbuh 9,83 Persen, Natsir Ali–Muhtar Antar Ekonomi Daerah ke Peringkat Dua Sulsel
- Wabup Muhtar Hadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 Sulsel, Tegaskan Dukungan Pemda Selayar
Dandim 1415 Kepulauan Selayar Pimpin Upacara Harkitnas
Keterangan Gambar : Dandim 1415 Kepulauan Selayar Letkol ARM Yuwono, S. Sos., M.M., bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Peringatan Harkitnas ke-109. (foto by Nur Yasin)
kepulauanselayarkab.go.id - Dandim 1415 Kepulauan Selayar Letkol ARM Yuwono, S. Sos., M.M bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-109, di halaman Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Senin (22/5/2017). Hadir Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Ir. H. Arfang Arif, unsur Forkopimda dan pimpinan OPD dan undangan lainnya. Sementara peserta upacara selain dari TNI/Polri juga dari aparat Rutan Selayar, Satpol-PP Damkar, Korpri, unsur PNS lainnya serta puluhan siswa siswi SLTA dan puluhan Polisi Cilik.
Membacakan pidato seragam Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Dandim 1415 Kepulauan Selayar mengatakan pada awal tahun ini Presiden RI Joko Widodo telah mencanangkan penekanaa khusus pada aspek pemerataan dalam semua bidang pembangunan. Hal ini bukan berarti mengabaikan terhadap aspek tersebut. Malahan sejak awal dalam program Nawa Cita yang disusun oleh Presiden dan Wakil Presiden, aspek pemerataan mendapat porsi perhatian yang sangat tinggi. Pemerataan pembangunan antar wilayah hendak diwujudkan dengan membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.
"Memang persoalan pemerataan hampir merupakan masalah semua bangsa. Bahkan negara-negara maju pun berkutat dengan isu kesenjangan yang sama. Bahkan ada beberapa negara mencatatkan indeks yang lebih tinggi dibanding Indonesia," kata Dandim 1415 Kepulauan Selayar.
Meski demikian bagi Indonesia mewujudkan pemerataan yang berkeadilan sosial adalah juga menjadi penghormatan terhadap cita-cita para peletak dasar pembangunan kebangsaan yang menginginkan tidak ada jurang yang membatasi penyebaran kesejahteraan bagi seluruh penduduk Indonesia.
"Bagi kita Kebangkitan Nasional hanya berarti jika tidak ada satu anak bangsa pun yang tercecer dari gerbong kebangkitan tersebut," ucapnya.
Sekedar diinfokan bahwa tema Hari Kebangkitan Nasional ke-109 adalah Pemerataan Pembangunan Indonesia Yang Berkeadilan Sebagai Wujud Kebangkitan Nasional. (FIRMAN)
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments










.jpeg)