- Bupati Natsir Ali Bawa Potensi Energi Selayar ke Kementerian ESDM, Targetkan Interkoneksi Listrik Sulawesi
- Bupati Natsir Ali Bawa Aspirasi Masyarakat Kepulauan ke Kementerian ESDM
- Pemkab Selayar dan Bank Sulselbar Sosialisasikan KUR untuk Petani dan UMKM
- Wabup dan Kapolres Saksikan Bhayangkara FC Hentikan Langkah Juara Bertahan, Final Hadapi Gelora Utama FC
- Wakil Bupati dan Kapolres Pimpin Pelepasan Selayar Bike Presisi, 800 Peserta Ramaikan Hari Bhayangkara ke-80
- Bupati Kepulauan Selayar Natsir Ali Harapkan RUU Daerah Kepulauan Jadi Tonggak Keadilan Pembangunan Nasional
- Wakil Bupati dan Kapolres Selayar Saksikan Derby Semifinal Kapolres Cup II 2026, Gelora Utama FC Melaju ke Final dengan Kemenangan Telak
- Peduli Warga Tertimpa Musibah, Wabup Muhtar Antar Langsung Bantuan Baznas Selayar
- Mahasiswa KKN UGM Siap Mengabdi di Selayar, Syafina: Kami Datang Membawa Semangat Pengabdian
- 56 Mahasiswa KKN-PPM UGM Diterima Pemkab Selayar, Wabup Ajak Dukung Program Strategis Daerah
Data Sementara, BPBD Selayar Rilis 510 Rumah Warga Rusak Akibat Gempa 7,4 Magnitudo

KEPULAUAN SELAYAR - Meski tidak termasuk kedalam wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur, dampak gempa yang dirasakan di Pulau Kalaotoa Kecamatan Pasilambena Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan ternyata cukup parah. Akibat gempa bermaknitudo 7,4 pada 129 km Barat Laut Maumere-Sikka-NTT, pada kedalaman 10 km mengakibatkan ratusan rumah warga rusak parah di wilayah Kecamatan Pasilambena dan Kecamatan Pasimarannu.
Seperti diberitakan sebelumnya, dua kecamatan ini sangat terdampak dan terparah karena berbatasan langsung dengan wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Sedangkan pusat gempa lebih dekat pada kedua kecamatan tersebut dari pada ke Kabupaten Sikka NTT.
Data semantara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar hingga Rabu (15/12/2021) malam pukul 22.00 wita, tercatat sedikitnya 274 rumah rusak berat, 236 rusak ringan sehingga total rumah rusak berat dan ringan sementara sudah mencapai 510 rumah. Sedangkan sekolah yang mengalami kerusakan sebanyak 3 Sekolah, 2 gudang, serta sebanyak 2 tempat ibadah mengalami rusak berat. Sementara untuk korban luka-luka tercatat 6 orang.
Baca Lainnya :
- Dilokasi Pengungsian, Bupati Basli Ali pastikan akan memberikan perhatian pada semua warga terdampak gempa0
- Terima Laporan dari Bupati, Wapres Perintahkan Mensos dan Menteri PUPR Tinjau Dampak Gempa di Selayar0
Bukan saja merusak rumah warga, gempa tersebut juga merusak fasilitas-fasilitas umum, termasuk infrastruktur jalan yang retak.
Dari pantauan media ini, masih sering terjadi gempa-gempa kecil, sehingga sebagian besar warga masih memilih bertahan di pengungsian. (Diskominfo-SP/Im)










.jpeg)