- Pemkab Selayar dan BAZNAS Kolaborasi Salurkan Bantuan Percepatan Penurunan Stunting
- Pemkab Selayar Bersama Baznas Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Desa Bungaiya
- Putra Daerah Selayar, Komandan Kodaeral VI Makassar Ajak Generasi Muda Terus Berprestasi
- KRI Marlin 877 Angkut Pemudik Gratis, Komandan Kodaeral VI: Respons Cepat Atas Keluhan Warga Selayar
- Momen Dihari Kemenangan, Para Pimpinan OPD dan Masyarakat Silaturahmi dengan Bupati Selayar
- Bupati Selayar Sholat Idul Fitri Bersama Ribuan Warga di Mesjid Rahmatan Lil Alamin
- Usai Takbiran, Sekda Selayar Sebut Sholat Idul Fitri 1447 H Dipusatkan di Masjid Rahmatan Lil Alamin
- Bupati Selayar dan Komandan KRI Marlin 877 Buka Puasa Bersama Usai Antar Pemudik Gratis
- Bupati Selayar Apresiasi KRI Marlin 877, Ringankan Beban Pemudik
- Pemkab Selayar Melalui Diskominfo Gelar Pemutakhiran DIK dan Penetapan DIP PPID
Desa Bontosunggu Masuk Seleksi Penilaian Desa Anti Korupsi di Sulsel

KEPULAUAN SELAYAR – Desa Bontosunggu Kecamatan Bontoharu mewakili Kabupaten Kepulauan Selayar dalam verifikasi dan penilaian desa anti korupsi tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2024.
Penilaian dan verivikasi secara daring di Aula Inspektorat Kabupaten Kepulauan Selayar, dilakukan oleh tim penilai percontohan desa anti korupsi Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu (13/11/2024).
Mewakili Bupati Kepulauan Selayar, Inspektur Kabupaten Kepulauan Selayar Irwan Baso menyampaikan bahwa Kabupaten Kepulauan Selayar menjadi salah satu peserta yang turut memberikan andil dalam penilaian desa anti korupsi di Sulsel.
Baca Lainnya :
- Bontosunggu Dilaunching Sebagai Pilot Project Desa Degital 0
- Bupati Basli Ali Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Desa Tahun 2023, Juara 1 Desa Bontosunggu 0
- Desa Bontosunggu Sosialisasi dan Bentuk Kelompok Informasi Masyarakat0
- Besuk Pasien Gizi Buruk, Wabup Selayar Serahkan Bantuan Pemda Lazismu, dan Veteran0
- Humas Diskominfo bersama USAID ERAT Kenalkan Aplikasi SP4N LAPOR! pada Warga Desa Bontosunggu Selayar0
“Ini merupakan suatu kehormatan bagi kita semua, karena kami tahu bahwa dari 24 kabupaten kota di Sulawesi Selatan, hanya delapan yang ikut dalam penilaian ini. Tiga kabupaten yang akan dinilai langsung, sedangkan lima kabupaten, penilaiannya via zoom,” kata Irwan Baso.
Dirinya menyampaikan kesiapannya untuk dinilai oleh tim penilai dari Pemrov Sulsel. Penunjukan Desa Bontosunggu lanjut Irwan Baso, bukan ditunjuk secara langsung tetapi melalui beberapa tahapan sehingga dari 81 desa yang ada di Kabupaten Kepulauan Selayar, Desa Bontosunggu yang ditunjuk mewakili Kabupaten Kepulauan Selayar
“Dari lima komponen dan 18 indikator dan penerapan sembilan nilai anti korupsi tentunya sudah ada di Desa Bontosunggu, kendati harus melalui proses penilaian oleh tim monev Provinsi Sulawesi Selatan,” jelasnya.
Setelah penelian, Irwan Baso berharap, Selayar khususnya Desa Bontosunggu masuk nominasi untuk penilaian ditingkat selanjutnya.
Sedangkan Kepala Dinas Pemberbedayaan Masyarakat Desa Pemprov Sulsel Muhammad Saleh yang hadir secara daring mengatakan, penilain desa anti korupsi bukan suatu hal yang dipertandingkan. Namun yang menjadi tujuan utamanya adalah untuk menciptakan tata Kelola desa yang bersih, transparan, dan akuntabel, dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip anti korupsi dalam setiap aspek kehidupan masyarakat desa.
Dalam verifikasi dan penilaian tersebut dihadiri oleh plt. Kadis Kominfo SP Andi Dwiyanti Musrifah Basli, Sekretaris PMD Rahmaniah, Kabid Humas IKP Andi Sandra Esty Abriany, Kabid Aptika, Plt Desa Bontosunggu Fatmawati bersama jajarannya, pengelola Bumdes bersama tokoh masyarakat Desa Bontosunggu, bersama sejumlah undangan lainnya. (Humas IKP/Im/M).










.jpeg)