- Pejudo Selayar Ryan Rizaldi Buka Keran Medali Porprov XVIII Sulsel 2026, Raih Perunggu di Kelas Junior -55 Kg
- Wabup Muhtar Tekankan Pelatihan Vokasi Tak Hanya Asah Keterampilan, tetapi Juga Bentuk Akhlak dan Keimanan
- Pemkab Selayar melalui Dinas PUTR Matangkan RDTR Benteng Jampea, Wabup Muhtar Buka Konsultasi Publik I
- Selayar Bersiap Rayakan Usia 421 Tahun, Pameran, Karnaval hingga Pesta Rakyat dan Dzikir Bersama Siap Digelar
- Wabup Muhtar Kobarkan Semangat Bumi Tanadoang, 131 Atlet Siap Berburu Prestasi di Porprov XVIII Sulsel
- Bakti Kesehatan PERMAS Berlanjut, Bupati Natsir Ali bersama Prof Kadir Pantau Langsung Sunatan Gratis 38 Anak
- Baru Seumur Jagung Pimpin PERMAS, Prof. Kadir Hadirkan Harapan Baru bagi Kesehatan Masyarakat Selayar
- Bupati Natsir Ali Apresiasi Prof. Abdul Kadir, PERMAS Hadirkan Bakti Kesehatan bagi Masyarakat Selayar
- Bupati Natsir Ali Tinjau Operasi Bibir Sumbing dan Lelangit secara Gratis, Persembahan DPP PERMAS untuk Masyarakat Selayar
- Kolaborasi PERMAS dan RSUD KH. Khayyung, Tenaga Medis Selayar Perdalam Penanganan Penyakit THT
Hari kedua pasca gempa Bupati Basli Ali kembali turun kelokasi pengungsian di Pulau Bonerate Pasimarannu.

KEPULAUAN SELAYAR - Hari kedua pasca gempa, Bupati Muh. Basli Ali didampingi Kapolres, Dandim 1415 Kepulauan Selayar dan Forkopimda lainnya kembali melakukan kunjungan dan meninjau langsung warganya yang masih berada di titik lokasi pengungsian yang tersebar di Kecamatan Pasimarannu, Kamis (16/12)
Sehari sebelumnya Bupati bersama Forkopimda, Kadis Sosial dan Satpol PP, Humas Kominfo, juga mengunjungi warga di 15 titik lokasi pengungsian yang tersebar di Pulau Kalaotoa dan Pulau Madu Kecamatan Pasilambena.
Pada kunjungannya, ditengah warga pada lokasi pengungsian korban gempa Bupati Basli Ali mengedukasi dan memberikan support semangat seraya menyampaikan imbauan untuk kembali kerumah masing-masing namun tetap waspada.
"Insya Allah kondisi sudah aman, peringatan tzunami telah dicabut oleh BMKG, warga diimbau untuk kembali kerumah masing-masing" ucapnya.
Pemerintah Kabupaten dan semua stackholder yang ada pun bergerak cepat, semoga semuanya lekas bangkit, dan tidak meninggalkan rasa trauma pada warga.
"Semoga ini menjadi berkah serta menjadi hikmah tersendiri bagi kita semua," ucap lagi
Bupati Basli Ali juga menjelaskan Pemerintah Kecamatan dan Desa, Koramil-Polsek serta tim gabungan lainnya telah melakukan pendataan kerugian, kerusakan khususnya rumah warga yang mengalami kerusakan akibat gempa untuk selanjutnya ditindak lanjuti.
Dari data yang diperoleh, dampak gempa berkekuatan magnitudo 7,4 di Pulau Bonerate yang paling parah terjadi di Desa Sambali. Setidaknya, 162 rumah, 1 kantor dan 1 gedung sekolah rusak parah dan sebuah Mesjid juga rusak berat akibat gempa.
Sementara di Pulau Lambego yang bersebelahan dengan Pulau Bonerate dengan jarak hanya 1 mil, Tercatat sekitar 90 rumah warga rusak sedang hingga berat.
Tambahan informasi, bahwa KAL Suruh Pati milik TNI AL yang saat ini berlabuh di Pelabuhan Rauf Rahman Benteng Selayar melakukan bongkar muat bantuan logistik untuk disalurkan pada warga terdampak sore ini. (Kominfo-IC)











.jpeg)