- Wabup Muhtar Ajak Warga Polebunging Perkuat Iman dan Ekonomi dalam Safari Ramadan
- Bupati Natsir Ali Pastikan Pembangunan Jalan dan Perkuat Program Pertanian Saat Safari Ramadan di Pakbatteang Buki
- Safari Ramadan di Bontomatene Bupati Natsir Ali Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Dukung Program Strategis Daerah
- Dinkes Selayar Uji Keamanan Jajanan Buka Puasa, Wabup Muhtar Ajak ASN Dukung UMKM
- Pemkab dan BAZNAS Selayar Perkuat Sinergi Tekan Angka Stunting
- Pemkab Selayar Awasi Ketat Harga dan Distribusi Bahan Pokok Selama Ramadan
- Wabup Bersama BAZNAS Selayar Distribusikan Bantuan Program Penurunan Stunting
- GEMERLAP Jadi Prioritas, Bupati Natsir Ali Minta ASN Responsif dan Adaptif Lewat Sistem Kerja Fleksibel
- Respons Keluhan Warga, Distribusi BBM dan Antrean Jadi Fokus Rapat Pemda Selayar Hari ini
- Wabup Sampaikan Pesan Spiritual dan Pembangunan pada Malam Kedua Ramadan di Masjid Rahmatan Lil Alamin Benteng
Jembatan Penghubung Tanabau - Baera Ambruk, Bupati Perintahkan Dinas Terkait Untuk Penanganan Darurat

KEPULAUAN SELAYAR — Jembatan penghubung di poros Tanabau–Baera, Desa Bontotangnga, Kecamatan Bontoharu, dilaporkan ambruk pada Selasa (9/12/2025). Peristiwa ini menyebabkan aktivitas warga terhambat, termasuk para tenaga pendidik yang setiap hari melintasi jalur tersebut. Jembatan tersebut diketahui merupakan satu-satunya akses yang digunakan masyarakat untuk menuju Baera dan Benteng.
Hingga berita ini diturunkan, tim Dinas PUPTR bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat. Kepala Dinas PUPTR, Musytari, memastikan bahwa personel lapangan segera bergerak setelah menerima laporan awal.
“Crew Dinas PUPTR sudah menuju lokasi, Pak Sekda. Insya Allah kolaborasi PUPTR dan BPBD bisa melakukan penanganan darurat,” ujar Musytari.
Baca Lainnya :
Dampak dari ambruknya jembatan ini juga dirasakan oleh para guru yang mengajar di Baera. Sekretaris BPBD Kepulauan Selayar, Patta Bau, melaporkan bahwa para tenaga pendidik tersebut tidak dapat kembali ke Benteng akibat akses yang terputus.
Menanggapi kondisi ini, Bupati Kepulauan Selayar, H. Muhammad Natsir Ali, langsung memerintahkan dinas terkait untuk segera menghitung kebutuhan anggaran penanganan darurat melalui pos Belanja Tidak Terduga (BTT).
Instruksi ini segera ditindaklanjuti oleh Kadis PUPTR, Musytari. Ia menyampaikan bahwa setelah peninjauan lokasi, pihaknya akan segera menyusun perencanaan dan Detail Engineering Design (DED) sebagai dasar pelaksanaan perbaikan.
“Kami akan koordinasikan dengan BPBD dan Kaban Keuangan,” tegas Musytari.
Pemerintah daerah terus berupaya untuk penanganan dilakukan secepat mungkin untuk memulihkan kembali akses masyarakat dan menjamin kelancaran aktivitas warga di wilayah terdampak. (Humas IKP/Im)










.jpeg)