- Perkuat Pembangunan Berbasis Data, Wabup Selayar Temui Kepala BPS Sulsel
- Wabup Muhtar Pimpin Rapat, Persiapan Selayar Meriahkan HUT Sulsel ke-357
- Dari Expo UMKM hingga Anti Mager, Bupati Selayar Aktif dalam Rangkaian Harkopnas 79
- Bupati Natsir Ali Dampingi Menteri Koperasi dan Gubernur Tinjau KDMP Desa Sorowako
- Bupati Kepulauan Selayar terima penghargaan Harkopnas 79 Sulsel di Sorowako Lutim
- Rangkaian Harkopnas ke-79, Bupati Selayar Tanam Kayu Putih di Kawasan Konservasi PT Vale
- Wabup Selayar Bersama Baznas Salurkan Bantuan Rp4 Juta untuk Korban Kebakaran di Batangmata Sapo
- Stand UMKM Selayar Jadi Incaran Pengunjung, Harkopnas79 Lutim, Sekda : Ini Bukti Produk Kita Punya Pasar
- Sekda Selayar Apresiasi Lutim, Dinilai All Out Jamu Peserta Harkopnas di Danau Matano
- Sekda Selayar Jalin Komunikasi Lintas Daerah, Dorong Promosi Produk UMKM di Pekan Expo Harkopnas 79 Sorowako
Kadinsos Patta Amir, Pastikan Akan Beri Bantuan untuk Rumah Rusak dan Korban Luka dan Meninggal

KEPULAUAN SELAYAR - Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Selayar, Patta Amir, memastikan pemerintah melalui Kementerian Sosial RI akan memberikan bantuan dana stimulan sekitar 5 juta hingga 25 juta kepada masyarakat yang tempat tinggalnya mengalami kerusakan akibat gempa.
Hal tersebut disampaikan Kadis Sosial dalan rapat evaluasi pelaksanaan tanggap darurat di Posko Satgas Pananganan Darurat Bencana Gempa 7.4 SR di Jalan Krg Bonto Benteng-Selayar, pada Kamis siang. 23/12/2021.
Selain itu, Kemensos juga akan memberikan bantuan uang tunai kepada warga korban gempa yang mengalami luka-luka maupun dana santunan ahli waris terhadap korban meninggal dunia akibat gempa.
"Kemensos akan membantu masyarakat yang tempat tinggalnya mengalami rusak berat sekitar 25 Juta, rusak sedang 15 Juta, sementara rusak ringan 5 Juta, namun jika ada bantuan serupa lainnya, dananya cancel, itu aturannya, untuk itu diperlukan kordinasi lebih lanjut" ujarnya.
Lanjut Patta Amir, Untuk mendapatkan bantuan tersebut membutuhkan proses verifikasi dan validasi data warga yang rumahnya rusak, luka-luka, maupun korban meninggal dari pihak terkait maupun dari pemerintah setempat.
"Saat ini kami terus berkoordinasi dengan pihak Kementerian Sosial, terkait itu, sembari kami menyiapkan segala bentuk pensyaratan dan kelengkapan administrasi yang harus dipenuhi" paparnya
Rapat evaluasi penanganan korban bencana gempa dipimpin oleh Dansatgas Letkol Kav. Adi Priatna yang juga merupakan Dandim 1415, dan dihadiri langsung oleh Pembina Satgas, Wabup Saiful Arif, Kapolres, Sekda selaku Wadansatgas, serta OPD terkait.
Selain evaluasi pelaksanaan tanggap darurat, Rapat tersebut juga membahas tujuh point penting, dan utama diantaranya ketersedian logistik, bantuan rumah rusak maupun bantuan untuk korban luka atau meninggal. (Kominfo-IC)











.jpeg)