Breaking News
- Bupati Natsir Ali Tegaskan Penyaluran Bantuan Harus Adil Tanpa Diskriminasi
- Hadiri Rakor Provinsi, Wabup Selayar Dukung Strategi 3R dan Edukasi Pengelolaan Sampah
- Pemda Selayar Buka Jalur Kerja Sama Penerimaan Mahasiswa Baru di Kampus Unhas
- Kolaborasi TNI-Polri dan Pemda, TMMD ke-128 Selayar Resmi Dibuka
- Baznas Perkuat Kepedulian Sosial di Wilayah Kepulauan, Salurkan Bantuan di Pasilambena dan Taka Bonerate
- PLTS 24 Jam Ubah Wajah Ekonomi Kayuadi, Warga Kini Lebih Produktif
- Kunker Kepulauan Berakhir, Bupati Natsir Ali Jelaskan Dampak Efisiensi Anggaran dari Pulau ke Pulau
- Kayuadi Jadi Penutup Kunker, Bupati Natsir Ali Dorong Pemerataan Program untuk Semua
- Kunker di Kalaotoa, Bupati Jawab Keluhan Jalan dan Siapkan Solusi Air Bersih
- Kepala Rutan Selayar Temui Wakil Bupati, Bahas Dukungan Program Gemerlap dan Gemetar
Kepala DLHK : Terbentuknya Tim CERDAS Adalah Sebuah Inovasi Yang Luar Biasa

Laporan Dianika Ariatami
kepulauanselayarkab.go.id - Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Ir. Nur Kamar, MM menuturkan bahwa dengan terbentuknya tim Cepat Reaktif Disiplin Atasi Sampah (CERDAS) oleh Kelurahan Benteng merupakan sebuah inovasi yang luar biasa. Harapannya semoga bisa berlanjut sampai benar-benar mendapatkan hasil yang diinginkan bersama, tidak hanya bagi pemerintah, tapi juga bagi masyarakat untuk kenyamanan bebas sampah.
Demikian diungkapkan Ir. Nur Kamar, MM pada sosialisasi dan kolaborasi CERDAS di Aula Kelurahan Benteng, Kamis (15/6/2017).
Pada kesempatan itu Nur Kamar juga membagikan nomor telepon genggam kepada masyarakat yang hadir untuk menyampaikan keluhan langsung jika menemukan sesuatu yang ada kaitannya dengan sampah sebagai bentuk memaksimalkan hasil Selayar bebas sampah.
Dukungan yang sama juga disampaikan Lurah Benteng Andi Anwar, S. Sos.
"Kami mendukung dan mengapresiasi dari apa yang menjadi tugas kami sebagai dukungan kepada pemerintah daerah," ujar Lurah Benteng, Andi Anwar, S.Sos.
Sementara Al Amin, S.Pi. sebagai inovator CERDAS menyampaikan bahwa CERDAS ini lebih kepada memberikan solusi kepada masyarakat tentang sampah yang memiliki nilai jual. Kedepannya, akan dibentuk kelompok CERDAS dan callcenter CERDAS.
Hadir juga dalam acara tersebut, Mewakili Bappelitbangda, Supriadi, S.Sos., M.Si., untuk membantu memfasilitasi penganggaran terkait CERDAS.
Sekadar diketahui bahwa armada sampah yang ada sekarang sebanyak 12 dan 1 diantaranya masuk kategori rusak parah dan tidak bisa alami beroperasi. Sedangkan bentor sampah sebanyak sekitar 20 unit yang tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Kepulauan Selayar.
"Jika sampah tidak teratasi, maka akan berdampak pada kualitas air yang akan dikonsumsi oleh masyarakat", ujar Al Amin.
Reporter : Dianika Ariatami
Editor : Firman
Kameramen : Rusdi
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments










.jpeg)