- Bupati Selayar Resmikan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Berpartisipasi Aktif
- Kolaborasi Akademik dan Pemerintah, Selayar–Universitas Bosowa Teken MoU
- Bupati Ajak Masyarakat Mutasi Kendaraan ke Selayar, Potensi Rp20 Miliar Pendapatan Daerah Hilang Tiap Tahun
- Andi Muhammad Awaluddin Jadi Staf Ahli Bupati, 105 Pejabat Dilantik
- 105 Pejabat Lingkup Pemkab Kepulauan Selayar Dilantik, Wabup Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
- Wabup Muhtar Tekankan Disiplin dan Integritas Saat Penyerahan SK PNS kepada 47 CPNS Formasi 2025
- Bupati Natsir Ali Ajak Masyarakat Selayar Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
- Bupati Natsir Ali Perkuat Posisi Selayar di Tingkat Nasional Lewat Kerja Sama Strategis dengan Ditjen KSDAE
- Pemkab Selayar dan Baznas Gelar Peringatan 1 Muharram 1448 H, Gaungkan Spirit Hijriyah untuk Pembangunan Daerah
- Prof. Abdul Kadir Gantikan Dr. Syamsul Rizal Pimpin PERMAS, Bupati Natsir Ali Ucapkan Selamat dan Terima Kasih
Ketua TP PKK Serahkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran Bontona Saluk

KEPULAUAN SELAYAR - Ketua TP PKK, Hj. Andi Dwiyanti Musrifah Basli, mengunjungi korban kebakaran di Desa Bontonasaluk, Kamis (6/8/2020).
Ketua TIM PKK turun bersama pengurus PKK dan Dharma Wanita Persatuan Kepulauan Selayar.
Bantuan yang diberikan berupa paket sembako dan uang tunai yang merupakan sumbangan dari pengurus PKK Kabupaten dan DWP Kabupaten.
Baca Lainnya :
- Andi Dwiyanti Musrifah Basli : Tahun 2020, TP PKK Kabupaten Kepulauan Selayar Harus Lebih Baik dan Lebih Maju. 0
- Lantik Ketua TP PKK dan Bunda PAUD Bontosikuyu, Ini Harapan Musrifah Basli0
- Ketua TP. PKK Kepulauan Selayar Buka Lomba Pidato Bunda PAUD0
- Ketua TP PKK Selayar Hadiri Jambore Nasional di Ancol Jakarta0
- Musrifah Basli Hadiri Pelantikan 34 Ketua TP. PKK Desa0
“Kita berharap bantuan yang kami berikan sedikit banyak bisa meringankan beban korban,” ujar Musrifah Basli.
Sekadar diketahui, bencana kebakaran tersebut terjadi pada hari Sabtu, (1/8/2020) lalu yang mengakibatkan rumah milik Muchtar dg. Palallo seorang pensiunan guru SLTP Parangia dan rumah milik Raba Ali seorang pekerja serabutan, habis total dilalap api, tidak satupun yang bisa diselamatkan. Diakui warga, kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 Wita dan api padam sekitar pukul 17.00 Wita. Sementara itu, hingga kini sumber api diduga karena arus listrik. (HUMAS)










.jpeg)