- Moment Bersejarah, Pemkab Selayar dan Unhas Perkuat Kerja Sama Pendidikan
- Budaya Dide Dihidupkan Lagi, Bupati Selayar Apresiasi Festival Kelong Sino Ri Bungayya
- Wakil Bupati Ajak KAHMI Selayar Perkuat Konsolidasi Intelektual dan Aksi Kolektif Majukan Daerah
- Pemkab Selayar Salurkan Bantuan Perbaikan 20 Unit RTLH Senilai Rp400 Juta
- Ratusan Gamers Meriahkan Piala Bupati Selayar 2025, Turnamen Esports Resmi Dibuka Wakil Bupati
- 404 ASN Selayar Ikuti Uji Kompetensi Melalui Profiling ASN
- Momentum HGN 2025, Wabup Muhtar Ajak Guru Selayar Terus Berinovasi
- Satu-Satunya dari Kepulauan, UPT SDN Labuang Mangatti Wakili Pasimasunggu pada Lomba Cerdas Cermat Tingkat Kabupaten
- Bupati Natsir Ali Hadir dan Apresiasi Terobosan Pidana Kerja Sosial di Sulsel
- Bupati Natsir Ali Pimpin Rakor Terpadu Sektor Unggulan Pembangunan Daerah, Tekankan Empat Point Penting
Ketua TP PKK Serahkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran Bontona Saluk

KEPULAUAN SELAYAR - Ketua TP PKK, Hj. Andi Dwiyanti Musrifah Basli, mengunjungi korban kebakaran di Desa Bontonasaluk, Kamis (6/8/2020).
Ketua TIM PKK turun bersama pengurus PKK dan Dharma Wanita Persatuan Kepulauan Selayar.
Bantuan yang diberikan berupa paket sembako dan uang tunai yang merupakan sumbangan dari pengurus PKK Kabupaten dan DWP Kabupaten.
Baca Lainnya :
- Buka Tasyakuran Dirosa, Ini Harapan Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Selayar0
- Ini Arahan Bupati Kepulauan Selayar pada Pembukaan Seminar Spiritual Hypnoparenting0
- Ketua TP PKK Kepulauan Selayar Lakukan Penilaian dan Pembinaan di Desa Bahuluang0
- Puncak HKG PKK ke-47, 10 Pengurus dan Kader PKK Terima Penghargaan Adi Bhakti Pratama PKK0
- Halal bi Halal dengan Ketua TP PKK Provinsi Sulsel, Ini Harapan Musrifah Basli0
“Kita berharap bantuan yang kami berikan sedikit banyak bisa meringankan beban korban,” ujar Musrifah Basli.
Sekadar diketahui, bencana kebakaran tersebut terjadi pada hari Sabtu, (1/8/2020) lalu yang mengakibatkan rumah milik Muchtar dg. Palallo seorang pensiunan guru SLTP Parangia dan rumah milik Raba Ali seorang pekerja serabutan, habis total dilalap api, tidak satupun yang bisa diselamatkan. Diakui warga, kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 Wita dan api padam sekitar pukul 17.00 Wita. Sementara itu, hingga kini sumber api diduga karena arus listrik. (HUMAS)










.jpeg)