Breaking News
- Pemda Selayar Buka Jalur Kerja Sama Penerimaan Mahasiswa Baru di Kampus Unhas
- Kolaborasi TNI-Polri dan Pemda, TMMD ke-128 Selayar Resmi Dibuka
- Baznas Perkuat Kepedulian Sosial di Wilayah Kepulauan, Salurkan Bantuan di Pasilambena dan Taka Bonerate
- PLTS 24 Jam Ubah Wajah Ekonomi Kayuadi, Warga Kini Lebih Produktif
- Kunker Kepulauan Berakhir, Bupati Natsir Ali Jelaskan Dampak Efisiensi Anggaran dari Pulau ke Pulau
- Kayuadi Jadi Penutup Kunker, Bupati Natsir Ali Dorong Pemerataan Program untuk Semua
- Kunker di Kalaotoa, Bupati Jawab Keluhan Jalan dan Siapkan Solusi Air Bersih
- Kepala Rutan Selayar Temui Wakil Bupati, Bahas Dukungan Program Gemerlap dan Gemetar
- Dari Sosial hingga Kesehatan, Peran Baznas Selayar Menguat di Pasimarannu
- Bupati Natsir Ali Pantau Langsung Aktivitas Nelayan di Laut, Sosialisasikan Program Check Point
Konferensi Pers, Progres Program Gratis Kepulauan Selayar
kepulauanselayarkab.go.id - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar melalui Bagian Humas dan Protokol melaksanakan konferensi pers terkait Progres program gratis Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, bertempat di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Rabu (18/7/2017). Selain sejumlah awak media dari berbagai media cetak dan elektronik, hadir Bupati Kepulauan Selayar yang diwakili oleh Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Ir. H. Arfang Arif sebagai narasumber didampingi oleh 7 pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) khususnya yang menjadi pelaksana teknis pelaksanaan program gratis Kabupaten Kepulauan Selayar.
Dalam keterangannya, H. Arfang Arif mengemukakan bahwa 14 program gratis yang dikampanyekan Basli Ali - Zainuddin sudah dituangkan dalam RPJMD Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun 2016. Sebanyak 14 program gratis tersebut termuat dalam RPJMD 2016-2021 dan terurai menjadi 21 program prioritas yang kemudian diharapkan sampai Tahun 2021 dapat tuntas dan berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan kemampuan anggaran daerah.
Lanjut Arfang Arif bahwa dalam penganggaran program gratis tersebut ada yang bersumber dari APBN Pusat, APBD Provinsi, dan APBD kabupaten. Dari hasil konsultasi mulai dari provinsi hingga ke Kementerian Dalam Negeri, ada beberapa program yang tidak bisa ditangani oleh Pemerintah Kabupaten, pasalnya sudah menjadi kewenangan pemerintah pusat dan itu berbenturan dengan peraturan perundangang-undangan.
"Dari hasil konsultasi kita ke pemerintah provinsi sampai ke pusat ada yang bisa ditangani dan ada pula yang tidak bisa kita tangani sesuai dengan kewenangan yang sudah diatur oleh pemerintah pusat. Yang bisa ditangani oleh pemerintah kabupaten pun terbagi dua, yakni ada yang menunggu perubahan APBD dan ada yang sudah bisa dijalankan," jelas Arfang Arif.
Dari 21 program prioritas Kabupaten Kepulauan Selayar, sebagian sudah berjalan pada tahun kedua kepemimpinan Basli Ali - Zainuddin.
Sementara itu dari sejumlah pimpinan OPD yang menjadi pelaksana teknis program prioritas berharap agar masyarakat calon penerima bantuan program prioritas supaya bersabar. Seperti dikemukakan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Drs. Mustakim Kr, M.Pd., menyiapkan dana untuk seragam sekolah tingkat SD dan SLTP.
"Seragam sekolah ini akan kita berikan kepada siswa baru masuk sekolah yang tidak mampu dibuktikan dengan surat keterangan tidak mampu dari desa atau kelurahan," kata Mustakim.
Menurut Mustakim, penyaluran seragam sekolah ini akan didistribusikan pada awal Bulan Agustus 2017 karena pemenang tendernya sudah diumumkan melalui ULP. Sekadar diinfokan ada sekitar tiga ribu seragam sekolah yang akan didistribusikan. (FIRMAN)
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments










.jpeg)