- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
Launching Bengkel Santri, Bupati Dukung Kemandirian Pesantren Babussalam

KEPULAUAN SELAYAR - Bupati Kepulauan Selayar, H. Muh. Natsir Ali, mengungkapkan apresiasi dan dukungan penuh terhadap keberadaan dan perkembangan Pondok Pesantren Al-Qur’an Babussalam Al-Muchtariyah Cabang Selayar, dalam sambutannya saat meresmikan Bengkel Santri di Dusun Matalalang, Kecamatan Bontoharu.

Menurut Bupati, Pesantren Babussalam telah memainkan peran strategis dalam membangun sumber daya manusia yang unggul secara spiritual dan intelektual di Kepulauan Selayar.
Baca Lainnya :
- Bupati Kepulauan Selayar Lantik 8 Kades di Ruang Pola Kantor Bupati 0
- Asisten Ekbangkes Setda Kep. Selayar Buka Sosialisasi Pekan Panutan SPT Tahunan 0
- BPOM Sosialisasi, Wabup Selayar Harap Masyarakat Termotivasi0
- HMPI Hadiri Pembubaran Panitia Konasmi di Kepulauan Selayar 0
- Calon Paskibra Diserahkan ke Pelatih, Ini Pesan Wabup Kepulauan Selayar0
“Sepintar apapun seseorang, tanpa akhlak yang baik tidak akan berarti. Pesantren adalah modal dasar dalam membentuk karakter bangsa,” tegasnya.
Bupati juga mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan lokasi pesantren tersebut, yang menurutnya memiliki nilai sejarah pribadi.
“Tempat ini punya sejarah bagi saya, karena tanahnya merupakan wakaf dari kakek saya, almarhum H. Muh. Ali. Maka menjadi tanggung jawab moral saya untuk terus mendukung pesantren ini,” ujarnya dengan nada haru.
Ia pun menegaskan komitmen Pemerintah Daerah untuk terus mendukung kebutuhan pesantren, termasuk terkait kekurangan tenaga pendidik dan sarana prasarana.
Terkait peluncuran Bengkel Santri, Bupati memuji inisiatif tersebut sebagai langkah nyata dalam pendidikan berbasis keterampilan dan kewirausahaan.
“Dengan keterampilan ini, saya berharap para santri kelak bisa menjadi pelopor dan inspirator pembangkit moral serta wirausahawan di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Acara launching bengkel yang berlangsung meriah ini turut dihadiri oleh tokoh agama, pengurus yayasan, para santri, serta tamu undangan lainnya.
Dalam laporannya, Pimpinan Pondok, Ir. H. Muhammad Haitani menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati dan keluarga besar Pemda Selayar atas perhatian dan dukungan yang tak pernah surut.
Ia menekankan pentingnya menumbuhkan mental berusaha di kalangan santri sebagai bekal hidup di masa depan.
“Santri tidak hanya memperoleh pendidikan keagamaan dan formal, tetapi juga dibekali keterampilan kewirausahaan. Harapannya, usaha-usaha seperti peternakan kambing, depot air, perkebunan, gerobak bakso, hingga bengkel ini bisa membantu meringankan beban orang tua santri,” jelasnya.
Sementara, Ketua Yayasan Babussalam, H. Saiful Arif, dalam sambutannya menegaskan bahwa pendirian Bengkel Santri adalah bagian dari visi untuk menciptakan santri yang mandiri dan produktif.
Ia juga menyampaikan harapan agar program “Santri Utusan Desa” dapat dicanangkan pemerintah daerah sebagai cara menghidupkan pesantren dan mencetak kader-kader keagamaan untuk desa-desa.
“Ini bukan hanya untuk menghidupkan pesantren, tetapi juga mempersiapkan kader yang akan menjadi penggerak moral di tengah masyarakat,” katanya. (HUMAS-IC)











.jpeg)