- Pemda Selayar Buka Jalur Kerja Sama Penerimaan Mahasiswa Baru di Kampus Unhas
- Kolaborasi TNI-Polri dan Pemda, TMMD ke-128 Selayar Resmi Dibuka
- Baznas Perkuat Kepedulian Sosial di Wilayah Kepulauan, Salurkan Bantuan di Pasilambena dan Taka Bonerate
- PLTS 24 Jam Ubah Wajah Ekonomi Kayuadi, Warga Kini Lebih Produktif
- Kunker Kepulauan Berakhir, Bupati Natsir Ali Jelaskan Dampak Efisiensi Anggaran dari Pulau ke Pulau
- Kayuadi Jadi Penutup Kunker, Bupati Natsir Ali Dorong Pemerataan Program untuk Semua
- Kunker di Kalaotoa, Bupati Jawab Keluhan Jalan dan Siapkan Solusi Air Bersih
- Kepala Rutan Selayar Temui Wakil Bupati, Bahas Dukungan Program Gemerlap dan Gemetar
- Dari Sosial hingga Kesehatan, Peran Baznas Selayar Menguat di Pasimarannu
- Bupati Natsir Ali Pantau Langsung Aktivitas Nelayan di Laut, Sosialisasikan Program Check Point
Menhub Tinjau Langsung Kecelakaan Lestari Maju

Keterangan Gambar : Menhub kunjungi lokasi KM. Lestari Maju
SELAYAR, - Rabu (4/7/2018), Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan peninjauan langsung atas kecelakaan laut yang dialami oleh Kapal penyeberangan laut KM. Lestari Maju yang karam di perairan Selayar pada Selasa Kemarin.
KM. Lestari Maju karam di wilayah Desa Bongayya Kecamatan Bontomatene sekitar pukul 13.00 wita, setelah melakukan pelayaran dari Pelabuhan Bira Kabupaten Bulukumba ke Pelabuhan Pamatata Kabupaten Kepulauan Selayar. Menteri Perhubungan menyampaikan bela sungkawa dan turut berduka cita korban KM. Lestari Maju.
Hal ini disampaikan Budi Karya Sumadi langsung dari Tempat Kejadian Perkara di Pantai Pa'badilan Kecamatan Bontomatene, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.
"Kami bersama Polri, Basarnas dan seluruh tim terkait akan terus melakukan evakuasi secara maksimal. Pada dasarnya keselamatan adalah suatu hal yang sangat penting," kata Budi Karya Sumadi.
Update korban meninggal yang dievakuasi hingga pukul 10.30 Wita hari ini sudah mencapai 34 orang. Sementara korban selamat 155 orang, sehingga total korban meninggal dan selamat yang berhasil dievakuasi sebanyak 189 orang. Sementara penumpang KM. Lestari Maju yang masuk daftar Manifest hanya 139 orang.
Terkait dengan hal tersebut, Menteri Perhubungan menyebut akan meneliti terkait adanya perbedaan antara jumlah korban dengan manifest. Kendati demikian hingga saat ini pencarian korban masih terus berlanjut.
"Dari Laporan yang ada manifest ada tetapi ada perbedaan dengan jumlah korban," terangnya. (Man)
Baca Lainnya :
- Pelantikan Pejabat Eselon III, dan IV Jilid Dua Kembali Bergulir0
- Ini Sambutan Wabup Kepulauan Selayar Pada Pengukuhan Pengurus DPD KKSS di Wakatobi0
- Bupati Kepulauan Selayar Hadiri Pembukaan Pameran Pembangunan Sulsel Expo 0
- Dinsos Selayar Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Kecamatan Takabonerate 0
- Serahkan Bantuan Sosial, Ini Pesan Bupati Kepulauan Selayar0










.jpeg)