- Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Pulau Jampea Selayar, Warga Berhamburan Keluar Rumah
- Oktober Bebas Denda, Pajak Kendaraan Diskon 50 Persen, Samsat Selayar Ajak Warga Manfaatkan Program Gubernur
- Wabup Muhtar Dorong Reforma Agraria, Penguasaan Tanah di Kawasan Takabonerate Jadi Perhatian
- Bupati Selayar Apresiasi Pengadilan Agama, Sinergi Layanan Anak dan Dispensasi Kawin Diperkuat
- Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Natsir Ali Tekankan Persatuan Membangun Selayar
- SMEP Rumah Dilan, Lansia Buktikan Usia Bukan Batas Berkarya
- Bunda PAUD Bontosikuyu dan Pasimarannu Dikukuhkan, Perkuat Perhatian pada Anak Usia Dini
- Urai Persoalan Sampah dari Hulu, TP PKK Selayar Perkuat Rumah Pilah
- Pengurus PKK dan Posyandu Dua Kecamatan Dikukuhkan, Sinergi Pelayanan Diperkuat
- Dari Paripurna APBD Perubahan, Bupati Natsir Ali Ajak Semua Kekuatan Keroyok Pembangunan Daerah
Menhub Tinjau Langsung Kecelakaan Lestari Maju

Keterangan Gambar : Menhub kunjungi lokasi KM. Lestari Maju
SELAYAR, - Rabu (4/7/2018), Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan peninjauan langsung atas kecelakaan laut yang dialami oleh Kapal penyeberangan laut KM. Lestari Maju yang karam di perairan Selayar pada Selasa Kemarin.
KM. Lestari Maju karam di wilayah Desa Bongayya Kecamatan Bontomatene sekitar pukul 13.00 wita, setelah melakukan pelayaran dari Pelabuhan Bira Kabupaten Bulukumba ke Pelabuhan Pamatata Kabupaten Kepulauan Selayar. Menteri Perhubungan menyampaikan bela sungkawa dan turut berduka cita korban KM. Lestari Maju.
Hal ini disampaikan Budi Karya Sumadi langsung dari Tempat Kejadian Perkara di Pantai Pa'badilan Kecamatan Bontomatene, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.
"Kami bersama Polri, Basarnas dan seluruh tim terkait akan terus melakukan evakuasi secara maksimal. Pada dasarnya keselamatan adalah suatu hal yang sangat penting," kata Budi Karya Sumadi.
Update korban meninggal yang dievakuasi hingga pukul 10.30 Wita hari ini sudah mencapai 34 orang. Sementara korban selamat 155 orang, sehingga total korban meninggal dan selamat yang berhasil dievakuasi sebanyak 189 orang. Sementara penumpang KM. Lestari Maju yang masuk daftar Manifest hanya 139 orang.
Terkait dengan hal tersebut, Menteri Perhubungan menyebut akan meneliti terkait adanya perbedaan antara jumlah korban dengan manifest. Kendati demikian hingga saat ini pencarian korban masih terus berlanjut.
"Dari Laporan yang ada manifest ada tetapi ada perbedaan dengan jumlah korban," terangnya. (Man)
Baca Lainnya :
- Jemaah Haji Kepulauan Selayar Dijadwalkan Tiba di Tanah Air 28 September0
- Pemkab Selayar Peringati Hari Otoda XXII, Wabup Kepulauan Selayar Bacakan Amanat Mendagri 0
- Bupati Kep. Selayar : Melalui STQ Tumbuh Kembangkan Nilai-Nilai Al-Qur’an 0
- Wakil Bupati Kepulauan Selayar Hadiri RUPS PT. Bank Sulselbar0
- Buka Rakerda PD Muhammadiyah dan PD Aisyiah, Bupati Berikan Bantuan Hibah 300 Juta Rupaih0











.jpeg)