- Operasi SAR KLM Nurul Salsa 01, TNI AL Kodaeral VI KRI Marlin-877 Sisir Perairan Selayar Sulsel
- Pimpin Rapat HUT ke-81 RI, Wakil Bupati Tekankan Koordinasi dan Doakan Korban KM Nurul Salsa
- KRI Marlin-877 Bergerak Menuju Lokasi KLM Nurul Salsa, Pemkab Selayar Intensifkan Koordinasi Penyelamatan
- Sekda Selayar Pimpin Rakor Lomba Desa dan Spot Foto, Targetkan Halo Gaes, Kita Lagi di Selayar, Viral
- Hari Pertama Penuh Kesan, 112 Siswa Baru Disambut Bak Keluarga di UPT SDN Benteng Selatan No.1 Kep. Selayar
- Nasi Santan Jadi Andalan TP PKK Selayar di Festival Kuliner Nasional HKG PKK ke-54
- UMKM Selayar Tampil Memikat di Pameran HKG PKK ke-54 Tingkat Nasional
- Puncak Peringatan HKG PKK ke-54, Hj. Tri Yanti Perkuat Semangat Pengabdian Kader PKK Selayar
- Yanti Rahmawati Ketua TP PKK Selayar Gaungkan Budaya Hidup Sehat Lewat Jalan Sehat Anti Mager
- BKPSDM Selayar dan UNHAS Perkenalkan Program Pascasarjana bagi ASN
Pantau Seleksi CPND, Sekda Mesdiyono Minta Jangan Percaya Oknum, Percaya Diri Sendiri

KEPULAUAN SELAYAR - Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar Drs. Drs. Mesdiyono, M., E.c., Dev., membuka secara resmi dan melakukan pemantauan pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) lingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati,Senin (27/9/2021)
Sekda Mesdiyono diawal sambutan pembukaanya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada para panitia selesksi CPNSD Regional IV Makassar dan segenap penyelenggara pada Badan Kepegawain Negara, KemenpanRB dan segenap pihak terkait, yang telah memberikan kepercayaan sehingga pelaksanaan SKD CPNS dapat dilaksanakan di Bumi Tanadoang Kepulauan Selayar.
Mewakili Bupati, Mesdiyono mengungkapkan, pengadaan CPND Tahun 2021 Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar memperoleh formasi sebanyak 91 Orang, namun ada 2 formasi yang tidak terisi karena tidak ada pendaftarnya, yakni Penata Anastesi 1 Orang dan Ahli Pertama Nutrisionis 3 Orang.
Selanjutnya Sekda Moesdiyono menegaskan bahwa pelaksanaan seleksi ini mengacu pada seluruh mekanisme dan proses prosedur pelaksanaan berdasarkan ketentuan perundang-undangan dengan mengedepankan prinsip kompetetif, adil, obyektif, transparan dan tidak dipungut biaya.
"Dengan demikian tidak ada lagi oknum yang dapat mengatasnamakan pemerintah dengan berbagai janji" tegasnya
Karena itu Moesdiyono kemudian berharap para peserta seleksi percaya diri serta yakin saat mengisi jawaban soal ujian, dengan memanfaatkan waktu sebaik-baiknya diiringi doa.
Tahapan pelaksanaan Seleksi SKD ini, mulai dari pengecekan, registrasi hingga memasuki ruang ujian dilalui dengan tertib dan sesuai protokol kesehatan penanggulangan Covid-19. (Kominfo-IC)










.jpeg)