- Wabup Sampaikan Pesan Spiritual dan Pembangunan pada Malam Kedua Ramadan di Masjid Rahmatan Lil Alamin Benteng
- Potensi Carbon Trade dan Check Point Perikanan Selayar Dibahas, Bupati–Gubernur Temui Mendagri Soal DBH
- Wabup Muhtar : Pasokan BBM ke Selayar Segera Tiba, Pelayanan Dimaksimalkan
- PMI–Baznas Selayar Gelar Donor Darah Sukarela Jelang Ramadan 1447 H
- Bupati Selayar: Juara MTQ Jangan Berpuas Diri, Tantangan MTQ Sulsel Sudah Menanti
- Gerakan Indonesia ASRI Kodaeral VI Bersama Pemda dan Rakyat Bersihkan Pantai TPI Bonehalang Selayar
- Gerakan Indonesia Asri Hidup di Selayar: Jumat Pagi, Pantai Pasar Bonea Jadi Titik Aksi Diskominfo-SP
- Apel Pagi, H. Arfang Arief Ajak Pegawai Sambut Ramadan dengan Ibadah dan Kepedulian
- MTQ XXXIV 2026 Resmi dibuka, Diharapkan Jadi Panggung Syiar Al-Qur an dan Kearifan Lokal Selayar
- Bupati Natsir Ali Kejar Program Pusat, KKP Siap Jadikan Selayar Role Model Kampung Nelayan Merah Putih se Indonesia
Pantau Seleksi CPND, Sekda Mesdiyono Minta Jangan Percaya Oknum, Percaya Diri Sendiri

KEPULAUAN SELAYAR - Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar Drs. Drs. Mesdiyono, M., E.c., Dev., membuka secara resmi dan melakukan pemantauan pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) lingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati,Senin (27/9/2021)
Sekda Mesdiyono diawal sambutan pembukaanya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada para panitia selesksi CPNSD Regional IV Makassar dan segenap penyelenggara pada Badan Kepegawain Negara, KemenpanRB dan segenap pihak terkait, yang telah memberikan kepercayaan sehingga pelaksanaan SKD CPNS dapat dilaksanakan di Bumi Tanadoang Kepulauan Selayar.
Mewakili Bupati, Mesdiyono mengungkapkan, pengadaan CPND Tahun 2021 Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar memperoleh formasi sebanyak 91 Orang, namun ada 2 formasi yang tidak terisi karena tidak ada pendaftarnya, yakni Penata Anastesi 1 Orang dan Ahli Pertama Nutrisionis 3 Orang.
Selanjutnya Sekda Moesdiyono menegaskan bahwa pelaksanaan seleksi ini mengacu pada seluruh mekanisme dan proses prosedur pelaksanaan berdasarkan ketentuan perundang-undangan dengan mengedepankan prinsip kompetetif, adil, obyektif, transparan dan tidak dipungut biaya.
"Dengan demikian tidak ada lagi oknum yang dapat mengatasnamakan pemerintah dengan berbagai janji" tegasnya
Karena itu Moesdiyono kemudian berharap para peserta seleksi percaya diri serta yakin saat mengisi jawaban soal ujian, dengan memanfaatkan waktu sebaik-baiknya diiringi doa.
Tahapan pelaksanaan Seleksi SKD ini, mulai dari pengecekan, registrasi hingga memasuki ruang ujian dilalui dengan tertib dan sesuai protokol kesehatan penanggulangan Covid-19. (Kominfo-IC)










.jpeg)