- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
- Perkuat Pembangunan Berbasis Data, Wabup Selayar Temui Kepala BPS Sulsel
- Wabup Muhtar Pimpin Rapat, Persiapan Selayar Meriahkan HUT Sulsel ke-357
- Dari Expo UMKM hingga Anti Mager, Bupati Selayar Aktif dalam Rangkaian Harkopnas 79
- Bupati Natsir Ali Dampingi Menteri Koperasi dan Gubernur Tinjau KDMP Desa Sorowako
- Bupati Kepulauan Selayar terima penghargaan Harkopnas 79 Sulsel di Sorowako Lutim
- Rangkaian Harkopnas ke-79, Bupati Selayar Tanam Kayu Putih di Kawasan Konservasi PT Vale
- Wabup Selayar Bersama Baznas Salurkan Bantuan Rp4 Juta untuk Korban Kebakaran di Batangmata Sapo
- Stand UMKM Selayar Jadi Incaran Pengunjung, Harkopnas79 Lutim, Sekda : Ini Bukti Produk Kita Punya Pasar
- Sekda Selayar Apresiasi Lutim, Dinilai All Out Jamu Peserta Harkopnas di Danau Matano
Pemda Selayar Minta Kuota BBM Ditambah

Keterangan Gambar : Foto by Linda
HUMAS SELAYAR --- Antrian panjang kendaraan bermotor, yang akan mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium, masih saja terus terjadi di setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum-SPBU di Kota Benteng.
Kondisi seperti itu sudah berlangsung lebih dari sebulan, setiap harinya SPBU yang ada di Kota Benteng ramai dengan antrian kendaraan.
Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar meminta pihak pertamina menambah kuota BBM nonsubsidi/Pertalite dan Dexlite sesuai kebutuhan APMS dan Sub Penyalur.
Baca Lainnya :
- Komisi V DPR RI Segera Melakukan Negoisasi Untuk Penambahan Armada Fery di Selayar 0
- Maksimalkan Pengawasan, Bupati Selayar Teken MOU APIP dan APH 0
- Basli Ali Serahkan Bansos Non Tunai Untuk Warga Kecamatan Buki dan Bontomatene 0
- Angin Segar, PLTS Akan Hadir di Kepulauan Selayar 0
- HKG PKK ke-46, Basli Ali Kukuhkan Bunda Paud Kabupaten Kepulauan Selayar 0
Demikian Kepala Bagian Ekonomi Setda, Muh. Arsyad, menyampaikan rilisnya usai mengikuti Rapat Koordinasi "Peningkatan Pelayanan BBM di Selayar" yang dilaksanakan di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati, Senin (4/03/2019).
Rakor tersebut dihadiri anggota Forkopimda, perwakilan PERTAMINA Region VII Makassar, serta para pimpinan OPD dan camat.
Berikut kesepakatan/kesimpulan yang dihasilkan dalam rapat koordinasi antara lain:
1. Pertamina Makassar akan menambah quota BBM nonsubsidi (Pertalite dan Dexlite) sesuai kebutuhan dan kemampuan keuangan APMS dan Sub Penyalur;
2. Terkait point 1 maka Pertamina Makassar akan berupaya menambah kapal angkut dan jumlah trip pengangkutan mulai bulan April 2019;
3. Beberapa nozzel yg rusak sedang diperbaiki oleh APMS;
4. Jam buka pelayanan APMS minimal pukul 07.00 Wita s/d pukul 17.00 Wita tanpa jam istirahat (sistem shift);
5. Mobil dan motor dgn tangki modifikasi akan ditindaki oleh Polres;
6. Mobil tanpa nomor polisi akan ditindaki oleh Polres;
7. Pol PP akan menghentikan kendaraan yg bolak balik di APMS;
8. Dibentuk Tim terpadu untuk menertibkan pengecer BBM yang tidak resmi;
9. Melaporkan ke Pertamina jika ada APMS yg menjual harga BBM subsidi di atas harga Perpres;
10. Mendorong percepatan pemanfaatan Depo BBM di Pamatata; dan
11. Mendorong penambahan APMS dan pembentukan SPBUN di Kabupaten Kepulauan Selayar. (Ic)











.jpeg)