- Bupati Natsir Ali Tegaskan Penyaluran Bantuan Harus Adil Tanpa Diskriminasi
- Hadiri Rakor Provinsi, Wabup Selayar Dukung Strategi 3R dan Edukasi Pengelolaan Sampah
- Pemda Selayar Buka Jalur Kerja Sama Penerimaan Mahasiswa Baru di Kampus Unhas
- Kolaborasi TNI-Polri dan Pemda, TMMD ke-128 Selayar Resmi Dibuka
- Baznas Perkuat Kepedulian Sosial di Wilayah Kepulauan, Salurkan Bantuan di Pasilambena dan Taka Bonerate
- PLTS 24 Jam Ubah Wajah Ekonomi Kayuadi, Warga Kini Lebih Produktif
- Kunker Kepulauan Berakhir, Bupati Natsir Ali Jelaskan Dampak Efisiensi Anggaran dari Pulau ke Pulau
- Kayuadi Jadi Penutup Kunker, Bupati Natsir Ali Dorong Pemerataan Program untuk Semua
- Kunker di Kalaotoa, Bupati Jawab Keluhan Jalan dan Siapkan Solusi Air Bersih
- Kepala Rutan Selayar Temui Wakil Bupati, Bahas Dukungan Program Gemerlap dan Gemetar
Pemda Selayar Minta Kuota BBM Ditambah

Keterangan Gambar : Foto by Linda
HUMAS SELAYAR --- Antrian panjang kendaraan bermotor, yang akan mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium, masih saja terus terjadi di setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum-SPBU di Kota Benteng.
Kondisi seperti itu sudah berlangsung lebih dari sebulan, setiap harinya SPBU yang ada di Kota Benteng ramai dengan antrian kendaraan.
Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar meminta pihak pertamina menambah kuota BBM nonsubsidi/Pertalite dan Dexlite sesuai kebutuhan APMS dan Sub Penyalur.
Baca Lainnya :
- Jajaran Pemkab Kepulauan Selayar Ramah Tamah Dengan Kontingen Pra Porda IPSI Sulsel 0
- Bangun KEK, Bupati Kepulauan Selayar Teken MOU Dengan Owner PT. Dolly International Investment0
- Bupati Kepulauan Selayar Buka Lomba MTQ Tingkat Desa Bontona Saluk0
- Tidak Bawa KTP, Puluhan Warga Terjaring Operasi Yustisi 0
- BI Gelar Sosialisasi Gerakan Nasional Non Tunai Serta Ciri Keaslian Uang Rupiah0
Demikian Kepala Bagian Ekonomi Setda, Muh. Arsyad, menyampaikan rilisnya usai mengikuti Rapat Koordinasi "Peningkatan Pelayanan BBM di Selayar" yang dilaksanakan di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati, Senin (4/03/2019).
Rakor tersebut dihadiri anggota Forkopimda, perwakilan PERTAMINA Region VII Makassar, serta para pimpinan OPD dan camat.
Berikut kesepakatan/kesimpulan yang dihasilkan dalam rapat koordinasi antara lain:
1. Pertamina Makassar akan menambah quota BBM nonsubsidi (Pertalite dan Dexlite) sesuai kebutuhan dan kemampuan keuangan APMS dan Sub Penyalur;
2. Terkait point 1 maka Pertamina Makassar akan berupaya menambah kapal angkut dan jumlah trip pengangkutan mulai bulan April 2019;
3. Beberapa nozzel yg rusak sedang diperbaiki oleh APMS;
4. Jam buka pelayanan APMS minimal pukul 07.00 Wita s/d pukul 17.00 Wita tanpa jam istirahat (sistem shift);
5. Mobil dan motor dgn tangki modifikasi akan ditindaki oleh Polres;
6. Mobil tanpa nomor polisi akan ditindaki oleh Polres;
7. Pol PP akan menghentikan kendaraan yg bolak balik di APMS;
8. Dibentuk Tim terpadu untuk menertibkan pengecer BBM yang tidak resmi;
9. Melaporkan ke Pertamina jika ada APMS yg menjual harga BBM subsidi di atas harga Perpres;
10. Mendorong percepatan pemanfaatan Depo BBM di Pamatata; dan
11. Mendorong penambahan APMS dan pembentukan SPBUN di Kabupaten Kepulauan Selayar. (Ic)










.jpeg)