- Peduli Warga Tertimpa Musibah, Wabup Muhtar Antar Langsung Bantuan Baznas Selayar
- Mahasiswa KKN UGM Siap Mengabdi di Selayar, Syafina: Kami Datang Membawa Semangat Pengabdian
- 56 Mahasiswa KKN-PPM UGM Diterima Pemkab Selayar, Wabup Ajak Dukung Program Strategis Daerah
- Pelestarian Alam dan Kesadaran Hukum Diperkuat, Bupati Natsir Ali Terima Dua Kunjungan Strategis
- Wabup Selayar Sidak Kendaraan ASN di Dua OPD, Periksa Langsung Kepatuhan Pajak Kendaraan
- Bupati Selayar Resmikan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Berpartisipasi Aktif
- Kolaborasi Akademik dan Pemerintah, Selayar–Universitas Bosowa Teken MoU
- Bupati Ajak Masyarakat Mutasi Kendaraan ke Selayar, Potensi Rp20 Miliar Pendapatan Daerah Hilang Tiap Tahun
- Andi Muhammad Awaluddin Jadi Staf Ahli Bupati, 105 Pejabat Dilantik
- 105 Pejabat Lingkup Pemkab Kepulauan Selayar Dilantik, Wabup Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
Pemkab Selayar Gelar HLM TPID-TP2DD, Antisipasi Inflasi dan Cuaca Ekstrem Jelang Nataru

KEPULAUAN SELAYAR — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Rabu (17/12/2025).
HLM tersebut dibuka Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Drs. H. Muhtar, M.M., dan dihadiri unsur Forkopimda, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan yang diwakili Deputi Wahyu Purnama, Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Sulsel Ayi Sudrajat (secara daring), pimpinan Perum Bulog, instansi vertikal, BUMN/BUMD, para camat, serta anggota TPID dan TP2DD.

Baca Lainnya :
Kepala Bagian Ekonomi Setda Kepulauan Selayar, Mursalim, dalam laporannya menyampaikan bahwa HLM TPID dan TP2DD menjadi forum koordinasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas inflasi daerah sekaligus mendorong percepatan digitalisasi transaksi keuangan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
Sementara itu, Wakil Bupati Muhtar menegaskan bahwa periode akhir tahun merupakan momentum yang memerlukan kesiapsiagaan bersama. Meningkatnya mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi, serta dinamika cuaca berpotensi memengaruhi stabilitas daerah jika tidak dikelola secara baik.
“Cuaca ekstrem pada musim barat menjadi tantangan serius, khususnya bagi wilayah kepulauan yang sangat bergantung pada transportasi laut untuk distribusi logistik,” kata Muhtar.
Selain faktor cuaca, Wabup juga menyoroti peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang Nataru, mulai dari komoditas pangan, transportasi, hingga energi seperti BBM dan LPG. Kondisi ini, menurutnya, berpotensi menimbulkan tekanan inflasi jika pasokan dan distribusi tidak terjaga.
Muhtar menekankan pentingnya penguatan peran TPID dalam pengendalian inflasi yang berjalan seiring dengan optimalisasi TP2DD melalui digitalisasi transaksi keuangan daerah. Digitalisasi dinilai mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, serta mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat.
“HLM ini menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mengantisipasi berbagai risiko menjelang Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.
Ia berharap, melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan, harga kebutuhan pokok tetap terkendali, pasokan aman, pelayanan publik optimal, serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama Nataru.
Menutup arahannya, Wabup Muhtar mengajak seluruh peserta HLM untuk aktif menyampaikan data, informasi, dan kendala di lapangan agar dapat dirumuskan solusi secara cepat, tepat, dan terukur.
Melalui pelaksanaan HLM TPID dan TP2DD ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar menegaskan komitmennya menjaga stabilitas inflasi dan memperkuat digitalisasi keuangan daerah guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. (Humas IKP Diskominfo SP/M)










.jpeg)