- BAZNAS-DMI Selayar Santuni Anak Yatim Korban Kapal Tenggelam
- Hari Kedua Lomba Gerak Jalan, 43 Barisan SMP-SMA Semarakkan HUT ke-81 RI di Selayar
- HUT Kodaeral VI, Wabup Selayar Sampaikan Apresiasi atas Pengabdian Prajurit
- Semarak HUT RI ke-81, Bupati Selayar Lepas Gerak Jalan Indah dan Drumband Tingkat Sekolah Dasar
- BAZNAS-DMI Salurkan Santunan kepada Keluarga Korban Tenggelamnya KLM Nurul Salsabila
- Lomba Permainan Rakyat Hut RI Ke81 Semakin Meriah, Sekda Selayar Pantau Langsung Keseruan Hadang Asing
- Semangat Kemerdekaan Membara, ASN, TNI-Polri Selayar Adu Seru di Lomba Permainan Rakyat
- Wabup Muhtar Hadiri Pelepasan Kontingen Jamnas XII 2026 Sulsel di Makassar, Beri Pesan Khusus Kontingen Garuda Selayar
- Baznas, PMI, dan Yayasan Teratai Passiana Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kesehatan Warga Miskin di Selayar
- 48 Pramuka Garuda Selayar Siap Berlaga di Jambore Nasional XII, Wabup Muhtar: Anak-anakku Jaga Nama Baik Daerah
Pemkab Selayar Gelar HLM TPID-TP2DD, Antisipasi Inflasi dan Cuaca Ekstrem Jelang Nataru

KEPULAUAN SELAYAR — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Rabu (17/12/2025).
HLM tersebut dibuka Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Drs. H. Muhtar, M.M., dan dihadiri unsur Forkopimda, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan yang diwakili Deputi Wahyu Purnama, Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Sulsel Ayi Sudrajat (secara daring), pimpinan Perum Bulog, instansi vertikal, BUMN/BUMD, para camat, serta anggota TPID dan TP2DD.

Baca Lainnya :
Kepala Bagian Ekonomi Setda Kepulauan Selayar, Mursalim, dalam laporannya menyampaikan bahwa HLM TPID dan TP2DD menjadi forum koordinasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas inflasi daerah sekaligus mendorong percepatan digitalisasi transaksi keuangan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
Sementara itu, Wakil Bupati Muhtar menegaskan bahwa periode akhir tahun merupakan momentum yang memerlukan kesiapsiagaan bersama. Meningkatnya mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi, serta dinamika cuaca berpotensi memengaruhi stabilitas daerah jika tidak dikelola secara baik.
“Cuaca ekstrem pada musim barat menjadi tantangan serius, khususnya bagi wilayah kepulauan yang sangat bergantung pada transportasi laut untuk distribusi logistik,” kata Muhtar.
Selain faktor cuaca, Wabup juga menyoroti peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang Nataru, mulai dari komoditas pangan, transportasi, hingga energi seperti BBM dan LPG. Kondisi ini, menurutnya, berpotensi menimbulkan tekanan inflasi jika pasokan dan distribusi tidak terjaga.
Muhtar menekankan pentingnya penguatan peran TPID dalam pengendalian inflasi yang berjalan seiring dengan optimalisasi TP2DD melalui digitalisasi transaksi keuangan daerah. Digitalisasi dinilai mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, serta mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat.
“HLM ini menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mengantisipasi berbagai risiko menjelang Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.
Ia berharap, melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan, harga kebutuhan pokok tetap terkendali, pasokan aman, pelayanan publik optimal, serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama Nataru.
Menutup arahannya, Wabup Muhtar mengajak seluruh peserta HLM untuk aktif menyampaikan data, informasi, dan kendala di lapangan agar dapat dirumuskan solusi secara cepat, tepat, dan terukur.
Melalui pelaksanaan HLM TPID dan TP2DD ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar menegaskan komitmennya menjaga stabilitas inflasi dan memperkuat digitalisasi keuangan daerah guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. (Humas IKP Diskominfo SP/M)










.jpeg)