- Moment Bersejarah, Pemkab Selayar dan Unhas Perkuat Kerja Sama Pendidikan
- Budaya Dide Dihidupkan Lagi, Bupati Selayar Apresiasi Festival Kelong Sino Ri Bungayya
- Wakil Bupati Ajak KAHMI Selayar Perkuat Konsolidasi Intelektual dan Aksi Kolektif Majukan Daerah
- Pemkab Selayar Salurkan Bantuan Perbaikan 20 Unit RTLH Senilai Rp400 Juta
- Ratusan Gamers Meriahkan Piala Bupati Selayar 2025, Turnamen Esports Resmi Dibuka Wakil Bupati
- 404 ASN Selayar Ikuti Uji Kompetensi Melalui Profiling ASN
- Momentum HGN 2025, Wabup Muhtar Ajak Guru Selayar Terus Berinovasi
- Satu-Satunya dari Kepulauan, UPT SDN Labuang Mangatti Wakili Pasimasunggu pada Lomba Cerdas Cermat Tingkat Kabupaten
- Bupati Natsir Ali Hadir dan Apresiasi Terobosan Pidana Kerja Sosial di Sulsel
- Bupati Natsir Ali Pimpin Rakor Terpadu Sektor Unggulan Pembangunan Daerah, Tekankan Empat Point Penting
Pemkab Selayar Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Overseas Training Centre Bali

KEPULAUAN SELAYAR - Pemkab Kepulauan Selayar saat ini tengah menjajaki peluang kerja sama Overseas Training Centre (OTC) Bali. OTC Bali adalah lembaga pelatihan dan penempatan tenaga kerja di luar negeri.
Saat ini OTC Bali sudah ada 7 cabang termasuk satu di Lampung, dan sedang ekspansi dengan pola kerja sama di Labuan Bajo, Palu, Menado, dan Jogjakarta.
"Misi ekspansi mereka cukup besar dan OTC Bali mendapat kepercayaan 22 lembaga pelatihan lain untuk penempatan tenaga kerja siswa di luar negeri," kata Plt. Kadis PMPTSPTK Kepulauan Selayar Muhammad Arsyad, saat ditemui di Makassar Kamis (15/10/2020).
Baca Lainnya :
Muhammad Arsyad mengungkapkan, bahwa sebelumnya ia telah mendampingi Sekda Kepulauan Selayar Dr. Ir. H. Marjani Sultan, M. Si., berkunjung ke Bali memenuhi undangan OTC Bali, untuk melihat langsung program dan kegiatan OTC Bali, yang memungkinkan adanya peluang kerja sama dengan Pemkab Selayar bersama pihak swasta.
"Kedatangan kami diterima langsung oleh Corporate Director OTC Bali Leo Sastra, dan kami mengunjungi 3 Kampus OTC yakni OTC Bali Denpasar, OTC Bali Gianyar dan OTC Bali Nusa Dua," jelasnya.
Kepada media ini, Muhammad Arsyad mengungkapkan bahwa Fokus OTC adalah pelatihan Diiploma 1 dengan job-training empat sampai enam bulan di luar negeri, baik di darat maupun di kapal pesiar. Dalam keterangannya OTC Bali telah menjadi pilihan karena biaya pendidikan dan penempatan yang paling murah, tapi kualitas siswa tinggi.
"Harga murah disebabkan lini usaha OTC terintegrasi dengan agen pengerahan dan penempatan tenaga kerja PMI (Pekerja Migran Indonesia) , kapal pesiar, dan darat (hotel/restoran)," terangnya.
Sedangkan pendiri dan pengurus OTC Bali adalah mantan PMI di kapal pesiar Carnival dan Royal Caribbean PD level manajemen, sehingga mereka dipercaya oleh pengguna di Maldive, Taiwan, Timur Tengah, Kanada, Amerika dan Australia, dengan kesempatan satu tahun kerja di luar negeri (penempatan yang pasti) oleh lembaga OTC Bali.
Sedangkan Sekda Selayar Marjani Sultan menyampaikan bahwa sangat diharapkan OTC Bali dapat membuka cabang di Selayar dalam rangka penyiapan SDM mendukung KEK Pariwisata Selayar serta membantu penempatan tenaga kerja di luar negeri pasca pelatihan di BLK Selayar maupun anak didik PoltekPar Bali yang ingin bekerja di kapal pesiar dan perhotelan di Luar Negeri. (Humas/Im)










.jpeg)