- Dari Expo UMKM hingga Anti Mager, Bupati Selayar Aktif dalam Rangkaian Harkopnas 79
- Bupati Natsir Ali Dampingi Menteri Koperasi dan Gubernur Tinjau KDMP Desa Sorowako
- Bupati Kepulauan Selayar terima penghargaan Harkopnas 79 Sulsel di Sorowako Lutim
- Rangkaian Harkopnas ke-79, Bupati Selayar Tanam Kayu Putih di Kawasan Konservasi PT Vale
- Wabup Selayar Bersama Baznas Salurkan Bantuan Rp4 Juta untuk Korban Kebakaran di Batangmata Sapo
- Stand UMKM Selayar Jadi Incaran Pengunjung, Harkopnas79 Lutim, Sekda : Ini Bukti Produk Kita Punya Pasar
- Sekda Selayar Apresiasi Lutim, Dinilai All Out Jamu Peserta Harkopnas di Danau Matano
- Sekda Selayar Jalin Komunikasi Lintas Daerah, Dorong Promosi Produk UMKM di Pekan Expo Harkopnas 79 Sorowako
- Lagu Salendang Mayang Hantarkan Paduan Suara Selayar Sabet Juara II Harkopnas 79
- Tak Sekadar Memantau, Sekda Ikut Menata Produk UMKM Selayar di Harkopnas Ke79 di Sorowako
Keseruan Kemah Konservasi & Jambore Selam 2018
Random Video
- Wabup Kepulauan Selayar Serahkan Bantuan Sarana Takziah Kepada Para Lurah dan Kades, Ini Pesannya
- Pengukuhan Dan Pelantikan DPP Dan Pengurus ORARI Lokal Kepulauan Selayar Masa Bakti 2016 - 2019
- TP PKK Sulsel Gelar Sosialisasi Stunting dan Pengurangan Sampah Plastik di Kepulauan Selayar
- Lagu Salendang Mayang
- Aty D' Academi Mengisi Panggung Hiburan Di Kecamatan Bontoharu Kepulauan Selayar
Dalam rangka memperingati Hari Bumi dan mendukung Kelender Event Kabupaten Kepulauan Selayar, Balai Taman Nasional Taka Bonerate, Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) dan Dinas Kepariwisataan menyelenggarakan kegiatan Kemah Konservasi dan Jambore Selam di Pulau Tinabo TN. Taka Bonerate. Event tersebut berlangsung selama 4 (empat) hari yaitu pada tanggal 25-28 April 2018. Di kali kedua pelaksanaannya, peserta kegiatan Kemah Konservasi kali ini sebanyak 250 org yang terdiri dari UPT. KLHK Se Sulsel, Kepala Balai Besar Lore Lindu Sulawesi Tengah, pramuka Saka Wanabakti, Organisasi Pemerintahan Daerah Kep. Selayar, penggiat lingkungan, Kelompok Pencinta Alam (KPA), Lembaga Sosial Masyarakat (LSM), WWF, WCS, Operator Wisata, TNI, Polri. Sementara itu, kegiatan Jambore Selam sendiri diikuti sebanyak 30 orang yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, Malaysia hingga Perancis. "Peserta tahun ini sebanyak 250 orang dan berasal dari Kepulauan Selayar sebagai tuan rumah, Makassar, Luwu Banggai, Jakarta, Jogjakarta, Bandung, Karawang, Duri, Malaysia, dan Perancis," terang Ketua Panitia, Fahmi Syamsuri dalam laporan singkatnya. Ada dua orientasi lokasi kegiatan, yaitu di P. Tinabo dan P. Rajuni tambahnya. Dialog Interaktif Pengelolaan Sampah, Kampanye Pengelolaan Sampah Pesisir dan Plastik, Transplantasi Karang, Penanaman Pohon di P. Tinabo (Sebuah Nama Untuk Hijaukan Tinabo), Release Tukik, Coaching Clinic Penyelaman Ramah Lingkungan, Beach CleanUp, Underwater CleanUp, Fun Dive, Pemilihan Duta Karang 2018, Senam Sehat. Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kepariwisataan Kepulauan Selayar Andi Abdur Rahman kemudian acara dilanjutkan dengan penampilan tarian dari SDI Latondu dan Manca' Pa'dang Desa Rajuni. Usai pembukaan, acara dilanjutkan dengan coaching clinic bersama CCRES (Dr. Anna Phelan, Australia, LIPI (Firman) dengan materi Ocean Plastik dan materi Penyelaman yang Ramah Lingkungan oleh POSSI (Zul Janwar) yang dipandu oleh Bayu dari National Geographic Indonesia. Selain coaching clinic, ada beberapa rangkaian acara yang lain. Diantaranya adalah transplantasi karang, fun dive and clean up, pemilihan duta karang yang dihadiri Duta Wisata Provinsi Sulawesi Selatan, bersih pantai dan kampanye pengelolaan sampah pesisir dan plastik oleh Syamsuhartien dari Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Selayar dan CCRES di Pulau Rajuni. Yang keesokan harinya (27/04) dilanjutkan kegiatan penanaman "Sebuah Nama Untuk Hijaukan Tinabo" dan sorenya melepaskan tukik di Bungin Tinabo sambil peserta menikmati indahnya sunset. Selain itu, event ini jg dimanfaatkan warga pulau menampilkan seni musik dan tari pada malam hari sebagai pengisi acara. "Mereka sangat antusias, baik sebagai penonton maupun penampil, jumlah mereka sekira 200-300an orang setiap malam dengan perjalan yang cukup jauh dr pulau-pulau di sekitar Tinabo, yang masih di dalam kawasan TN.TBR" ujar Faat Rudhianto yang ditemui disela-sela acara penutupan. "Dan pada akhirnya saya mewakili Balai TN. Taka Bonerate mengucapkan banyak terima kasih kepada Para Undangan, Peserta, POSSI Kepulauan Selayar, PEMDA Kepulauan Selayar, Pemerintah Setempat, Media, Operator Wisata, Mitra Balai TNTBR, Para anak-anakku Pelajar se Kawasan TNTBR, dan Masayarakat Kawasan TNTBR dan tak lupa juga buat PANITIA GABUNGAN yang sudah bekerja keras untuk suksesnya kegiatan ini" Ucap Faat Rudhianto... (Asri)
Sumber : http://tntakabonerate.com/id/?p=3765
