- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
Rakor TPID - TPAKD, Bupati Natsir Ali Minta Hadirkan Bukti Nyata untuk Rakyat

KEPULAUAN SELAYAR – Bupati Kepulauan Selayar, H. Muhammad Natsir Ali, menegaskan bahwa sinergi antarlembaga dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) harus ditunjukkan lewat aksi nyata.
Penegasan tersebut disampaikan saat membuka secara resmi Rapat Koordinasi TPID dan TPAKD Kabupaten Kepulauan Selayar yang digelar di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati, pada Selasa, (22/7)
“TPID dan TPAKD bukan sekadar forum teknis. Keduanya harus menjadi motor utama yang mendorong pemerataan akses ekonomi dan keuangan bagi seluruh masyarakat, termasuk nelayan, petani, dan pelaku UMKM di daerah kepulauan,” tegas Bupati dalam sambutannya.
Baca Lainnya :
- Crosser Pieter, TAC 2019 Selayar mantap dan sukses0
- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar Ramah Tamah Dengan Pangdam XIV/HSN0
- 155 Orang Ikut Ujian Seleksi PPPK di Selayar0
- Darah Bhayangkara Mengalir, Bupati Selayar Tempuh Laut Naik Kapal Kecil0
- Satu Lagi Pasien Sembuh dari Covid-19 Dipulangkan ke Selayar0
Acara ini dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Kecamatan Pasilambena dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Cabang Kepulauan Selayar mengenai penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), yang diharapkan menjadi solusi nyata bagi pembiayaan usaha masyarakat di wilayah terluar.
Dalam arahannya, Bupati juga secara khusus menekankan peran vital TPAKD dalam membuka akses pembiayaan hingga ke wilayah-wilayah terluar seperti Pasilambena, Pasimarannu, Taka Bonerate, dan wilayah pesisir lainnya.
“Jangan biarkan rakyat kita jadi penonton di tengah kekayaan laut dan alam yang mereka miliki. Literasi dan akses keuangan harus masuk hingga ke titik-titik terluar. Ini bukan sekadar program, tapi soal keadilan ekonomi,” ujarnya
Bupati Natsir Ali juga menekankan bahwa inklusi keuangan tidak boleh bersifat simbolik semata. Ia menyoroti pentingnya pemerataan layanan keuangan hingga ke wilayah seperti Pasilambena, Pasimarannu, dan Taka Bonerate, yang selama ini masih menghadapi keterbatasan infrastruktur logistik dan akses lembaga keuangan formal.
“Jangan biarkan rakyat kita yang tinggal jauh dari pusat kabupaten tertinggal dari akses layanan keuangan. Inklusi keuangan harus dirasakan secara merata, tidak hanya slogan, tapi tindakan nyata,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati mendorong agar forum koordinasi ini menjadi ruang berbagi data, informasi lapangan, serta persoalan teknis yang selama ini menjadi penghambat implementasi program-program ekonomi di daerah.
“Mari jadikan sinergi ini sebagai strategi jangka panjang. Kita tidak boleh hanya kuat secara wilayah, tapi harus tangguh secara ekonomi dan mandiri dalam pembiayaan,” ujarnya
Di akhir sambutannya, Bupati menyerukan agar kerja sama lintas sektor terus diperkuat, tidak hanya sebatas seremoni atau rapat tahunan, tetapi benar-benar menjadi kekuatan kolektif untuk mengangkat taraf hidup masyarakat.
“Sinergi antarlembaga dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) harus ditunjukkan lewat aksi nyata, bukan sekadar wacana di atas meja rapat. pungkasnya.

Rapat koordinasi ini difasilitasi oleh Bagian Ekonomi Setda Kepulauan Selayar, sebagai langkah awal untuk memperkuat kerja lintas sektor yang lebih konkret, solutif, dan responsif terhadap kebutuhan ekonomi masyarakat dan daerah.
Kepala Bagian Ekonomi Setda, Mursalim dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan pelaksanaan rakor ini adalah untuk menguatkan koordinasi lintas lembaga dan pemangku kepentingan, serta memastikan setiap kebijakan dan rumusan program kerja TPID dan TPAKD dapat menghadirkan hasil nyata di lapangan. (HUMAS-IC)











.jpeg)