- Moment Bersejarah, Pemkab Selayar dan Unhas Perkuat Kerja Sama Pendidikan
- Budaya Dide Dihidupkan Lagi, Bupati Selayar Apresiasi Festival Kelong Sino Ri Bungayya
- Wakil Bupati Ajak KAHMI Selayar Perkuat Konsolidasi Intelektual dan Aksi Kolektif Majukan Daerah
- Pemkab Selayar Salurkan Bantuan Perbaikan 20 Unit RTLH Senilai Rp400 Juta
- Ratusan Gamers Meriahkan Piala Bupati Selayar 2025, Turnamen Esports Resmi Dibuka Wakil Bupati
- 404 ASN Selayar Ikuti Uji Kompetensi Melalui Profiling ASN
- Momentum HGN 2025, Wabup Muhtar Ajak Guru Selayar Terus Berinovasi
- Satu-Satunya dari Kepulauan, UPT SDN Labuang Mangatti Wakili Pasimasunggu pada Lomba Cerdas Cermat Tingkat Kabupaten
- Bupati Natsir Ali Hadir dan Apresiasi Terobosan Pidana Kerja Sosial di Sulsel
- Bupati Natsir Ali Pimpin Rakor Terpadu Sektor Unggulan Pembangunan Daerah, Tekankan Empat Point Penting
Silaturrahim, Raja Gowa XXXVIII Disambut oleh Ketua Lembaga Adat Ammaguru Kaopuan Buki

BUKI, KEPULAUAN SELAYAR - Hari kedua kunjungannya di Kabupaten Kepulauan Selayar, Raja Gowa XXXVIII Andi Kumala Idjo Daeng Sila Krg. Lembang Parang Batara Gowa III dan Permaisuri Andi Hikmawati Petta Omba, melakukan silaturahim ke Buki Desa Buki Kecamatan Buki, Sabtu (13/11/2021) sore.
Selama kunjungannya di Kabupaten Kepulauan Selayar, Raja Gowa bersama rombongan terus didampingi oleh Kadis Pariwisata Andi Abdurrahman, S.E., M.M.
Tiba sekitar pukul 16.30 Wita, Raja Gowa XXXVIII dan permaisuri disambut oleh Ketua Lembaga Adat Ammaguru Kaopuan Buki Andi Mappasessu bersama pemerintah Kecamatan BUKI dan jajarannya.
Baca Lainnya :
- Raja Gowa XXXVIII Bersama Permaisuri Saksikan Pesta Rakyat Anjala Ombong di Pantai Sangkulu-Kulu0
- Sekda Kepulauan Selayar Sambut Resmi Kunjungan Raja Gowa XXXVIII0
Prosesi penjemputan dilakukan dengan tradisi Angngaru, yang merupakan tradisi yang sudah turun temurun pada penjemputan seorang raja pada eranya.
Raja Gowa XXXVIII Andi Kumala Idjo Daeng Sila Krg. Lembang Parang Batara Gowa III yang berkenang menyampaikan sambutan, menuturkan bahwa ia baru pertama kalinya menginjakkan kaki di Selayar. Padahal hubungan Gowa dengan Selayar dikenal sangat kental sejak zaman dahulu kala.
"Luar biasa dan terima kasih atas penyambutannya, momen ini tidak akan pernah saya lupakan," ucap yang mulia Andi Kumala Idjo Daeng Sila Krg. Lembang Parang Batara Gowa III.
"Hari ini kita menyaksikan silaturrahim yang dibungkus dengan budaya. Budaya ini harus dijaga karena merupakan warisan dari nenek moyang kita," lanjutnya.
Sekadar diwartakan, Raja Gowa XXXVIII bersama permaisuri dan rombongan lainnya turut menyaksikan pagelaran seni budaya Attojeng yang dipersembahkan oleh masyarakat Desa Bontolempangan Kecamatan Buki.
Sedangkan Attojeng itu sendiri merupakan salah satu permainan tradisional masyarakat yang sampai saat ini masih terus dilestarikan oleh masyarakat Desa Bontolempangan. Dulunya atraksi budaya ini menyiratkan nilai suka cita menyambut raja dan para pasukannya yang pulang dari medan perang. Sampai saat ini nilai suka cita tersebut tetap terjaga dalam tradisi masyarakat Desa Bontolempangan. (Diskominfo-SP/Im)










.jpeg)