Breaking News
- KRI Marlin-877 Bergerak Menuju Lokasi KLM Nurul Salsa, Pemkab Selayar Intensifkan Koordinasi Penyelamatan
- Sekda Selayar Pimpin Rakor Lomba Desa dan Spot Foto, Targetkan Halo Gaes, Kita Lagi di Selayar, Viral
- Hari Pertama Penuh Kesan, 112 Siswa Baru Disambut Bak Keluarga di UPT SDN Benteng Selatan No.1 Kep. Selayar
- Nasi Santan Jadi Andalan TP PKK Selayar di Festival Kuliner Nasional HKG PKK ke-54
- UMKM Selayar Tampil Memikat di Pameran HKG PKK ke-54 Tingkat Nasional
- Puncak Peringatan HKG PKK ke-54, Hj. Tri Yanti Perkuat Semangat Pengabdian Kader PKK Selayar
- Yanti Rahmawati Ketua TP PKK Selayar Gaungkan Budaya Hidup Sehat Lewat Jalan Sehat Anti Mager
- BKPSDM Selayar dan UNHAS Perkenalkan Program Pascasarjana bagi ASN
- Bupati Selayar Terima Hasil Pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah dari Kementerian PU
- Keluhan Petani Arang Terjawab, Pemkab Selayar dan ASDP Sepakati Skema Khusus Pemuatan di Pamatata
Tari Pa'dingin-Dingin Mengisi Acara Deklarasi Desa/Kelurahan ODF di Bontolempangan
kepulauanselayarkab.go.id - Tari Pa'dingin-dingin mengisi acara Deklarasi Kelurahan/Desa Open Defecation Free (ODF) dan Kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Tingkat Kabupaten Kepulauan Selayar, bertempat di Kampung Tenro Desa Bontolempangan, Selasa (18/7/2017).
Tarian tersebut diangkat dan dikreasikan dari adat tradisional kampung Tenro Desa Bontolempangan yang diadakan setiap tahun pada bulan Muharram tiba. Tarian ini dipersembahkan oleh dengan 7 anak dara sambil membawa kendi yang berisi air dari tujuh rupa kembang.
Pada kesempatan tersebut tari Pa'dingin-dingin diperagakan oleh siswi SDN Tenro Kecamatan Buki. Tampilnya tari ini sempat menyedot perhatian warga dan segenap undangan yang hadir.
Dari sejumlah keterangan tokoh masyarakat setempat bahwa tari tersebut menggambarkan kegembiraan dan harapan agar tetap memberikan kedamaian dan kesejukan masyarakat kampung Tenro. Air yang disimpan dalam kendi diambil dari sebuah sumur tua. Sambil berjalan perlahan dengan iringan gendang, tanpa berbicara sepatah kata pun.
Kendi yang berisi air dibawa kembali dan disimpan di rumah pemerintah adat setempat. Di puncak acara, semua yang hadir saling menyiram dengan air yang telah disucikan. Demikian dikutip dari sinopsis tari Pa'dingin-dingin. (FIRMAN)
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments










.jpeg)