- Moment Bersejarah, Pemkab Selayar dan Unhas Perkuat Kerja Sama Pendidikan
- Budaya Dide Dihidupkan Lagi, Bupati Selayar Apresiasi Festival Kelong Sino Ri Bungayya
- Wakil Bupati Ajak KAHMI Selayar Perkuat Konsolidasi Intelektual dan Aksi Kolektif Majukan Daerah
- Pemkab Selayar Salurkan Bantuan Perbaikan 20 Unit RTLH Senilai Rp400 Juta
- Ratusan Gamers Meriahkan Piala Bupati Selayar 2025, Turnamen Esports Resmi Dibuka Wakil Bupati
- 404 ASN Selayar Ikuti Uji Kompetensi Melalui Profiling ASN
- Momentum HGN 2025, Wabup Muhtar Ajak Guru Selayar Terus Berinovasi
- Satu-Satunya dari Kepulauan, UPT SDN Labuang Mangatti Wakili Pasimasunggu pada Lomba Cerdas Cermat Tingkat Kabupaten
- Bupati Natsir Ali Hadir dan Apresiasi Terobosan Pidana Kerja Sosial di Sulsel
- Bupati Natsir Ali Pimpin Rakor Terpadu Sektor Unggulan Pembangunan Daerah, Tekankan Empat Point Penting
TK Negeri Benteng Selatan Tamatkan 47 Siswanya, Berikut Pesan Bunda Paud

KEPULAUAN SELAYAR - Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri Benteng Selatan Nomor 4 Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan menamatkan dan melepas siswanya sebanyak 47 orang untuk Tahun Ajaran 2021/2022.
Penamatan dan pelepasan ini berlangsung di Baruga eks Rumah Jabatan Bupati Kepulauan Selayar, Kamis (16/6/2022), dihadiri oleh Bunda Paud Selayar Hj. Andi Dwiyanti Musrifah Basli, SE., M.M, bersama Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Mustakim KR, komite sekolah, serta para orang tua siswa dan undangan lainnya.
Sementara tema penamatan dan pelepasan siswa ini adalah "Kankugapai Ilmu Sejak Dini agar Sukses Dimasa Depan"
Bunda Paud Kabupaten Kepulauan Musrifah Basli dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar anak-anak yang telah ditamatkan kedepan dapat menjadi orang-orang yang berkarakter, hebat dan membanggakan guru, orang tua, khususnya juga membanggakan Kabupaten Kepulauan Selayar.
Baca Lainnya :
"Kepada Kepala Tk Negeri Benteng Selatan saya sampaikan ucapan selamat dan sukses atas penamatan siswanya hari ini. Semoga TK Negeri Benteng Selatan Nomor 4 kedepan dapat terus berbenah, kreatif dan semakin berkualitas," ucap Musrifah Basli.
Dikatakan, tugas mendidik anak bukan semata-mata hanya tugas para guru, tetapi merupakan tanggung jawab bersama guru dan dan orang tua. Artinya orang tua harus bekerjasama dengan para guru, katanya.
"Saat ini kita diperhadapkan dengan perkembangan teknologi yang begitu canggih, seperti penggunaan handphone, yang bukan hanya digunakan orang tua, tetapi juga anak-anak kita. Melalui kesempatan ini saya sampaikan agar para guru dan orang tua untuk bersama-sama mengawasi anak-anak dalam penggunaan handphone, supaya nantinya tidak terjadi hal yang tidak kita inginkan," pintanya.
Sementara itu, Kepala Disdikpora Mustakim KR mengungkapkan bahwa kurang lebih dua tahun tidak dilaksanakan penamatan secara terbuka karena adanya pandemi Covid-19. Olehnya itu ia menyampaikan rasa syukurnya karena penamatan siswa dengan mengundang sejumlah komponen terkait sudah bisa dilaksanakan.
"Pada hakekatnya kita mengundang orang tua siswa, komite sekolah dan stakeholder lainnya adalah untuk bagaimana kita memberikan motivasi dan mendorong pihak sekolah agar kedepan bisa lebih baik, sekaligus memperlihatkan keberadaan TK melalui penamatan bahwa inilah yang dilakukan oleh para guru, sehingga orang tua murid yang lain berlomba-lomba untuk menyekolahkan anaknya," terang Mustakim KR. (Diskominfo SP/Im)










.jpeg)