Breaking News
- Wabup dan Kapolres Saksikan Bhayangkara FC Hentikan Langkah Juara Bertahan, Final Hadapi Gelora Utama FC
- Wakil Bupati dan Kapolres Pimpin Pelepasan Selayar Bike Presisi, 800 Peserta Ramaikan Hari Bhayangkara ke-80
- Bupati Kepulauan Selayar Natsir Ali Harapkan RUU Daerah Kepulauan Jadi Tonggak Keadilan Pembangunan Nasional
- Wakil Bupati dan Kapolres Selayar Saksikan Derby Semifinal Kapolres Cup II 2026, Gelora Utama FC Melaju ke Final dengan Kemenangan Telak
- Peduli Warga Tertimpa Musibah, Wabup Muhtar Antar Langsung Bantuan Baznas Selayar
- Mahasiswa KKN UGM Siap Mengabdi di Selayar, Syafina: Kami Datang Membawa Semangat Pengabdian
- 56 Mahasiswa KKN-PPM UGM Diterima Pemkab Selayar, Wabup Ajak Dukung Program Strategis Daerah
- Pelestarian Alam dan Kesadaran Hukum Diperkuat, Bupati Natsir Ali Terima Dua Kunjungan Strategis
- Wabup Selayar Sidak Kendaraan ASN di Dua OPD, Periksa Langsung Kepatuhan Pajak Kendaraan
- Bupati Selayar Resmikan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Berpartisipasi Aktif
Wabup Kep. Selayar Buka FGD Bertemakan Perikanan Terpadu dan Destruktif Fishing

kepulauanselayarkab.go.id - Bertempat di Ruang Rapat Pimpinan Bupati, Wakil Bupati Kepulauan Selayar Dr. H. Zainuddin, S.H.,M.H., membuka secara resmi Focus Group Discussion (FGD), Rabu (31/5/2017). Kegiatan yang diselenggarakan melalui Bagian Humas dan Protokol, mengangkat tema Perikanan Terpadu dan Pemberantasan Destruktif Fishing.
Selain Wakil Bupati, hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar Dr. Ir. H. Marjani Sultan, M.Si., para Asisten, Kapolres, para Kepala OPD, para Camat, Komunitas Pemerhati Lingkungan, LSM dan Ormas serta undangan lainnya.
Wakil Bupati Kepulauan Selayar mengatakan FGD yang temanya fokus pada sektor kelautan dan perikanan ada kolerasi dengan visi Kabupaten Kepulauan Selayar. Dikatakan berbicara masalah perikanan ada beberapa komponen yang harus kita ketahui. Komponen dimaksud adalah luas wilayah laut dan potensi yang dimiliki, jumlah penduduk yang berprofesi sebagai nelayan termasuk instrumen penangkapan ikan yang digunakan. Komponen lainnya kata Wakil Bupati adalah industri perikanan yang ada, berapa produksi perikanan, pemasaran dan tata kelola pemasaran yang tujuan akhirnya adalah masyarakat sejahtera.
Usai FGD dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kepulauan Selayar, dilanjutkan dengan diskusi yang dipandu oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar Dr. Ir. H. Marjani Sultan, M. Si.
Sejumlah saran dan masukan muncul dari sejumlah perwakilan dari segenap peserta FGD yang hadir. Meski demikian yang paling mencuat adalah masalah destruktif fishing dan penggunaan kompresor bagi nelayan. Seperti dikemukakan oleh Baim salah seorang pemerhati lingkungan, menyarankan untuk menekan terjadinya destruktif fishing, maka sebaiknya pelarangan penggunaan kompresor bagi nelayan. Menurutnya kompressor adalah jantung bagi pelaku ilegal fisihing.
Diskusi sempat berjalan alot, sehingga FGD akan berlanjut pada kesempatan berikutnya, khusus membahas kompresor tersebut. (IM/KT2)
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments










.jpeg)