Breaking News
- Perkuat Jaminan Sosial Pekerja, Disperinaker Selayar Teken MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan
- Kenapa Kopra Dilarang Masuk KMP Bontoharu? Ini Penjelasan Syahbandar dan Dinas Perhubungan
- Bukan Sekadar Imbauan, Bupati Selayar Perintahkan Disperinaker Buka Layanan Dico Ulang Tabung LPG Karatan
- Kemarau Panjang, Bumi Mengering, Warga Selayar Bersujud Memohon Rahmat Allah SWT
- Marak Tabung LPG 3 Kg Berkarat ditolak Agen/Pangkalan, Bupati Selayar Tegaskan Konsumen Tak Boleh Dirugikan
- Diskominfo-SP Perkuat SDI, Sekda Selayar Tegaskan Pentingnya Data Akurat
- Bupati Natsir Ali Kukuhkan Prof. Abdul Kadir sebagai Ketua DPP PERMAS Pusat, Bendera Pataka Jadi Simbol Amanah
- Kominfo Enrekang Dalami Strategi Pengelolaan PPID dan SP4N-LAPOR! Selayar
- Mari Berdoa Bersama, Pemkab Selayar Gelar Salat Istisqo untuk Memohon Hujan
- Wabup Muhtar Pantau Tiga APMS, Pelayanan dan Pasokan BBM Jadi Perhatian
Wabup Kepulauan Selayar, Hadiri Rakor Penanggulangan Bencana dengan BNPB RI

Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Bapak Dr. H. Zainuddin, S. H., M. H., didampingi Kepala BPBD Kabupaten Kepulauan Selayar, Bapak Drs. H. Odding Karim, M.H., menghadiri Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana dengan (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) BNPB RI.
Rakor dipimpin Oleh Wakil Gubernur Provinsi Sul-Sel, Bapak Andi Sudirman Sulaiman, S.T., bertempat di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur prov. Sulawesi Selatan, Jumat 01/02/2019.
Kepala BPBD kepulauan Selayar Drs. Odding Karim dalam keterangan tertulisnya usai mengikuti rakor menyampaikan Wagub dalam sambutannya mengatakan perlunya segera mengatasi bencana banjir dengan melakukan penghijaun di Hulu sungai Jene'berang serta pengelolaan ekosistem Sungai secara terencana termasuk masalah sampah harus menjadi perhatian utama masyarakat Sulsel.
Sementara Kepala BNPB Republik Indonesia, Letjen Doni Modarno pada kesempatannya mengatakan, bencana banjir dan longsor di Sulsel akibat alih fungsi lahan dan kegiatan tambang.
Menurutnya sebagai langkah antisipasi, perlunya dilakukan penataan dan pengelolaan serta mengembalikan fungsi Gunung Bawakaraeng dan Gunung Lompo Battang.
Selain itu penataan dan perbaikan ekosistem diwilayah daerah aliran sungai Jenneberang, penghijauan, menghentikan kegiatan perladangan yang berbepindah-pindah, langkah-langkah konservasi untuk mencegah terjadinya bencana susulan.
Rakor dihadiri Pangdam XIV Hasanuddin, Kapolda Sulsel, Pimpinan OPD lingkup Pemprov Sulsel, Bupati, para Pelaksana BPBD, Kadis Sosial & Kadis LHK se Sulsel.
(Humas/Ichal)
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments











.jpeg)