- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
Wabup Muhtar Sidak ke SD Bontobangun, Tegaskan Pengawasan Ketat MBG dan SPPG

KEPULAUAN SELAYAR – Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Muhtar, M.M., melakukan kunjungan mendadak ke salah satu Sekolah Dasar di Kelurahan Bontobangun, Kecamatan Bontoharu, Rabu (5/11). Kehadiran Wabup membuat para guru dan siswa terkejut. Mereka yang sedang beraktivitas langsung berlarian menyambut dengan penuh kegembiraan.
Sidak ini dilakukan untuk memastikan kegiatan belajar mengajar berjalan baik sekaligus mengecek pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah.
“Kami ingin memastikan setiap siswa menerima makanan bergizi dan layak konsumsi, karena ini menyangkut kesehatan dan masa depan mereka,” ujar Wabup.
Baca Lainnya :
- Lantik 5 Kades di Pasimarannu, Ini Pesan Bupati Kepulauan Selayar 0
- Wabup Kep. Selayar Ikuti Prosesi Mattompang Arajang Dihari Jadi Bone ke-6870
- Bupati Natsir Ali Sediakan Tanah Pribadi untuk Relokasi PKL demi Ketertiban Umum 0
- Dihadiri PJ Gubernur Sulsel,Wabup Saiful Arif Buka Musrembang RPJPD Kab. Kepulauan Selayar 2025 -20450
- Kabag. Umpro Bersama Staf Berbagi Menu Buka Puasa untuk Kaum Dhuafa0
Muhtar juga memberikan perhatian besar kepada para pengelola SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang bertugas menyiapkan makanan siswa setiap hari.
“Saya minta pengelola SPPG lebih teliti dalam menyiapkan makanan. Jangan sampai ada makanan tidak layak konsumsi seperti tahu atau tempe yang sudah berjamur,” tegasnya.
Wabup menambahkan bahwa beberapa hari terakhir ia menerima laporan mengenai adanya makanan yang tidak sesuai standar namun sempat disalurkan kepada siswa.
“Saya sudah terima laporan, ada tahu dan tempe berjamur yang sampai kepada anak-anak. Ini tidak boleh terulang!” ujar Wabup dengan nada tegas.
Ia menekankan pentingnya pengawasan berlapis, termasuk peran para guru di sekolah.
“Jangan takut melaporkan jika ada makanan yang tidak layak dikonsumsi. Itu bagian dari pengawasan kita bersama demi keselamatan anak-anak,” pesannya.
Wabup berharap seluruh pihak terlibat semakin memperketat kualitas MBG sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan siswa di seluruh wilayah Kepulauan Selayar. (HUMAS-IC)
_











.jpeg)