Breaking News
- Bupati Natsir Ali Tegaskan Momentum Kebangkitan Baru Selayar pada Hari Jadi ke-420
- Gubernur Andalan Sulsel Serahkan 15 Miliar sebagai Kado Hari Jadi Ke-420 Selayar
- Hari Jadi Selayar ke-420, Pemerintah Kukuhkan Komitmen Percepatan Pembangunan
- Moment Bersejarah, Pemkab Selayar dan Unhas Perkuat Kerja Sama Pendidikan
- Budaya Dide Dihidupkan Lagi, Bupati Selayar Apresiasi Festival Kelong Sino Ri Bungayya
- Wakil Bupati Ajak KAHMI Selayar Perkuat Konsolidasi Intelektual dan Aksi Kolektif Majukan Daerah
- Pemkab Selayar Salurkan Bantuan Perbaikan 20 Unit RTLH Senilai Rp400 Juta
- Ratusan Gamers Meriahkan Piala Bupati Selayar 2025, Turnamen Esports Resmi Dibuka Wakil Bupati
- 404 ASN Selayar Ikuti Uji Kompetensi Melalui Profiling ASN
- Momentum HGN 2025, Wabup Muhtar Ajak Guru Selayar Terus Berinovasi
Wakil Bupati Kepulauan Selayar Pimpin Rakor Kegiatan BNK, Berikut Arahannya

SELAYAR - Rapat koordinasi (Rakor) pelaksanaan kegiatan Badan Narkotika Kabupaten Kepulauan Selayar dipimpin oleh Wakil Bupati Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H., di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Rabu (24/10/2018).
Dalam rakor tersebut dihadiri Kasat Narkoba Polres Kepulauan Selayar AKP. Muh. Ali, Pihak Kejaksaan Negeri Selayar, para Asisten Setda, Kepala OPD, dan Kepala Bagian Setda.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kepulauan Selayar menyampaikan bahwa hal penting dalam rakor pelaksanaan kegiatan Badan Narkotika Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun 2018 adalah komitmen dan data yang falid.
"Selayar menuju 'zero narkoba' sebab generasi muda tongkat estafet masa depan. Kita butuh data terkait dengan materi apa yang berbahaya dan kita butuh justifikasi tentang obat tertentu yang berbahaya, kita bisa buatkan aturannya. Ini bisa menjadi langkah untuk menindaklanjuti generasi muda Selayar yang sekarang sudah mengkhawatirkan. Segera kita agendakan rapat terpadu," lanjut Dr. H. Zainuddin, S.H.,M.H.
Sementara Kasat narkoba AKP. Muh. Ali menjelaskan ciri pengguna barang terlarang
"Ciri pemakai bisa dilihat, diantaranya jika pengguna lem fox tubuh dan pakaian berbau menyengat, seperti bau cat atau lem, berkembangnya luka yang mengelilingi area mulut, mata memerah dan berair dan hidung nampak bintik-bintik, napas berbau bahan kimia, terlihat seperti orang mabuk, mual, cemas, dan saat berjalan sering terkandung," kata AKP Muh. Ali .
Lanjut Kasat Narkoba bahwa ciri pengguna sabu jika diajak bicara jarang mau kontak mata, bicara pelo/cadel, jika keluar rumah sembunyi-sembunyi, sering makan permen karet atau permen mentol untuk menghilangkan bau mulut, dan sering membawa obat tetes mata. Sementara pengguna narkoba cirinya adalah mata memerah, pupil yang mengecil atau lebih besar dari normal, mual muntah, pilek tanpa sebab, sering sakit, keluhan mulut sakit, timbul bintik-bintik di sekitar mulut, sakit kepala, 'mulut kapas', sering membasahi bibir atau rasa haus berlebihan, dan depresi.
"Nah, jika dia adalah bandar narkoba cirinya bertempat tinggal lebih suka ditempat kost, sering kedatangan tamu orang yang tetap, kurang bergaul dengan tetangga, bicara hati-hati dan waspada, pekerjaan tidak jelas, memiliki handphone dan kartu sering ganti-ganti," jelasnya.
***
Reporter : Dianika Ariatami
Kamerawan : Muhammad Yusri
Editor : Firman
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments










.jpeg)