- Qoriah Selayar Reni Anggraeni Berangsur Pulih, Sudah Diizinkan Kembali ke Pondokan
- Qoriah Asal Selayar Pingsan Usai Tampil di Cabang Tilawah Dewasa Putri MTQ XXXIV Sulsel
- Harga Jagung Rp5.500–Rp6.400/Kg, Bulog Siap Serap Hasil Petani Selayar Dukung Program GEMETAR
- Bupati Selayar Launching Penyaluran Bantuan Pangan 26 Ton untuk Alokasi Februari–Maret 2026
- Tim Medis RSUD KH. Hayyung Selayar Periksa Kesehatan Dapur Kafilah MTQ XXXIV
- Kafilah Selayar Mulai Berlaga di Hari Pertama MTQ XXXIV Sulsel
- Bupati Selayar Terima Kunjungan UPC, Bahas Pengembangan PLTB dan PLTS
- Inspektorat Selayar Perkuat Upaya Pencegahan Korupsi melalui Evaluasi IKPD MCSP 2025
- Wabup Selayar Serahkan Satyalancana Karya Satya kepada 189 ASN dan Apresiasi Purna Tugas
- MTQ XXXIV Sulsel Resmi Dibuka, Selayar Kirim 110 Kafilah
Asisten Ekbangkes Launching Sistem Informasi KAKANDA di Kecamatan Bontomanai
.jpg)
SELAYAR, BONTOMANAI -Asisten Ekonomi Pembanguna dan Kesejahteraan (Ekbangkes) Ir. H. Arfang Arif launching Sistem Informasi Kecamatan Kendalikan Dana Desa (KAKANDA), di Aula Kantor Kecamatan Bontomanai, Selasa (2/7/2019).
Sistem informasi ini merupakan proyek perubahan dari Asisten Pemerintahan Setda Kepulauan Selayar Drs. Suardi yang coba diterapkan di kecamatan guna mengawal dan mengefektifkan DAU Desa yang ada. Demikian diungkapkan oleh Asisten Ekbangkes Ir. H. Arfang Arif sesaat setelah melaunching program KAKANDA tersebut.
Menurut Arfang Arif, sistem informasi Kakanda ini sangat efektif untuk dijalankan, karena proyek pembangunan di desa mulai dari tahap perencanaan hingga pada tahap pelaksanaan sudah bisa terkontrol di kecamatan, terlebih program ini sudah memiliki peraturan Bupati. Olehnya itu Arfang Arif meminta dukungan penuh dari para camat dan kepala desa untuk menerapkan program tersebut.
Baca Lainnya :
- Sipanda Resmi Dilaunching, Berikut Arahan Asisten Pemerintahan Setda Selayar0
- Bupati Kepulauan Selayar Kukuhkan Agen Jarlinaker dan Launching Simpelnaker 1
“Untuk mengawal DAU desa agar bisa berjalan efektif, kita tidak boleh membiarkan pak desa berjalan sendiri, kita tidak ingin para kepala desa terjebak masalah hukum. Mudah-mudahan dengan adanya sistem informasi Kakanda ini, pelaksanaan pembangunan di desa bisa berjalan dengan baik,” kata Arfang Arif.
Baca juga : Sekda Selayar Hadiri Sosialisasi Permendagri No. 33 Tahun 2019 di Hotel Singgasana Makassar
Kendati demikian, Arfang Arif mengatakan bahwa tidak bisa dipungkiri untuk menjalankan program Kakanda ini dibutuhkan SDM yang handal. Sementara SDM di tingkat desa diakui masih sangat terbatas. Olehnya itu Arfang Arif mengimbau agar para operator desa dan kecamatan dapat lebih memahami tentang program sistem informasi Kakanda itu sendiri.
Dalam launching sistem informasi Kakanda ini dihadiri oleh Asisten Pemerintahan Drs. Suardi, Sekretaris PMD, unsur dari Bappelitbangda, Camat Bontomanai Zulfikri, para kepala desa dan ketua BPD dan operator se Kecamatan Bontomanai, serta undangan lainnya. (IM)










.jpeg)