- Wabup Muhtar Ajak Warga Polebunging Perkuat Iman dan Ekonomi dalam Safari Ramadan
- Bupati Natsir Ali Pastikan Pembangunan Jalan dan Perkuat Program Pertanian Saat Safari Ramadan di Pakbatteang Buki
- Safari Ramadan di Bontomatene Bupati Natsir Ali Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Dukung Program Strategis Daerah
- Dinkes Selayar Uji Keamanan Jajanan Buka Puasa, Wabup Muhtar Ajak ASN Dukung UMKM
- Pemkab dan BAZNAS Selayar Perkuat Sinergi Tekan Angka Stunting
- Pemkab Selayar Awasi Ketat Harga dan Distribusi Bahan Pokok Selama Ramadan
- Wabup Bersama BAZNAS Selayar Distribusikan Bantuan Program Penurunan Stunting
- GEMERLAP Jadi Prioritas, Bupati Natsir Ali Minta ASN Responsif dan Adaptif Lewat Sistem Kerja Fleksibel
- Respons Keluhan Warga, Distribusi BBM dan Antrean Jadi Fokus Rapat Pemda Selayar Hari ini
- Wabup Sampaikan Pesan Spiritual dan Pembangunan pada Malam Kedua Ramadan di Masjid Rahmatan Lil Alamin Benteng
Bank Sulselbar Selayar Imbau Warga Waspada Iklan Palsu Mengatasnamakan Bank Sulselbar

KEPULAUAN SELAYAR — Bank Sulselbar mengeluarkan imbauan resmi kepada masyarakat terkait beredarnya iklan dan pesan yang mengatasnamakan Bank Sulselbar, khususnya mengenai pengisian formulir tarif transaksi antar bank. Informasi tersebut dipastikan palsu (hoaks) dan tidak berasal dari kanal resmi Bank Sulselbar.
Kepala Cabang Bank Sulselbar Selayar, Muh. Nasrum, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menerbitkan pemberitahuan maupun formulir seperti yang beredar di media sosial maupun pesan berantai.

Baca Lainnya :
- Sosialisasi Permendagri No. 54 Tahun 2019, Sekda Selayar : Anggaran Pemilukada Disesuaikan APBD Kabupaten/kota0
- Basli Ali Serahkan Bansos Non Tunai Untuk Warga Kecamatan Buki dan Bontomatene 0
- Wabup Kepulauan Selayar Launching Pemutakhiran Data IDM Berbasis SDGs0
- Ramadan 1446 H, Pemerintah Kecamatan Bontoharu Gelar Festival Ramadan 20250
- Pj Gubernur Sulsel Bersama Bupati Selayar Tanam Palem dan Pucuk Merah di Puncak Tanadoang0
“Kami pastikan informasi itu hoaks. Bank Sulselbar tidak pernah meminta nasabah mengisi formulir tarif seperti yang beredar, apalagi dengan ancaman penetapan tarif otomatis. Masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati dan selalu melakukan verifikasi melalui kanal resmi,” tegas Nasrum, senin (17/11)
Dia menegaskan bahwa iklan yang menyebutkan adanya biaya Rp150.000 apabila nasabah tidak mengisi formulir adalah penipuan. Modus ini diduga digunakan untuk mengarahkan masyarakat masuk ke tautan tertentu yang berpotensi mencuri data pribadi nasabah.
Nasrum menambahkan bahwa seluruh informasi resmi Bank Sulselbar hanya dikeluarkan melalui: Website resmi: www.banksulselbar.co.id
“Jika masyarakat menerima pesan mencurigakan, segera hubungi kantor cabang terdekat atau call center. Jangan pernah membagikan data rekening, PIN, OTP, atau password kepada siapa pun,” ujar Nasrum.
Pihaknya memastikan bahwa keamanan dan kenyamanan nasabah adalah prioritas, serta mengimbau agar masyarakat lebih selektif dalam menerima informasi digital yang mengatasnamakan perbankan.
Dengan adanya klarifikasi ini, masyarakat diharapkan tidak panik dan selalu merujuk pada informasi yang bersumber dari kanal resmi Bank Sulselbar. (HUMAS-IC)










.jpeg)