- Perkuat Jaminan Sosial Pekerja, Disperinaker Selayar Teken MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan
- Kenapa Kopra Dilarang Masuk KMP Bontoharu? Ini Penjelasan Syahbandar dan Dinas Perhubungan
- Bukan Sekadar Imbauan, Bupati Selayar Perintahkan Disperinaker Buka Layanan Dico Ulang Tabung LPG Karatan
- Kemarau Panjang, Bumi Mengering, Warga Selayar Bersujud Memohon Rahmat Allah SWT
- Marak Tabung LPG 3 Kg Berkarat ditolak Agen/Pangkalan, Bupati Selayar Tegaskan Konsumen Tak Boleh Dirugikan
- Diskominfo-SP Perkuat SDI, Sekda Selayar Tegaskan Pentingnya Data Akurat
- Bupati Natsir Ali Kukuhkan Prof. Abdul Kadir sebagai Ketua DPP PERMAS Pusat, Bendera Pataka Jadi Simbol Amanah
- Kominfo Enrekang Dalami Strategi Pengelolaan PPID dan SP4N-LAPOR! Selayar
- Mari Berdoa Bersama, Pemkab Selayar Gelar Salat Istisqo untuk Memohon Hujan
- Wabup Muhtar Pantau Tiga APMS, Pelayanan dan Pasokan BBM Jadi Perhatian
BNNP Sulsel Sosialisasi Layanan Rehabilitasi dan Pasca Rehabilitasi di Selayar

SELAYAR - Sedikitnya 50 orang peserta mengikuti sosialisasi layanan rehabilitasi dan pasca rehabilitasi yang diselenggarakan Badan Narkotikan Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan di Rayhan Royal Room, Selasa (9/4/2019). Peserta tersebut utusan dari perwakilan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, Instansi Vertikal, Puskesmas, BNK Selayar, dan sejumlah utusan dari LSM.
Sosialisasi ini dibuka oleh Kepala BNNP Sulsel Brigjen Pol. Drs. Idris Kadir, S.H., M.Hum sekitar pukul 13.30 wita. Hadir Sekda Kepulauan Selayar Dr. Ir. H. Marjani Sultan, M.Si sekaligus sebagai narasumber, Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Taovik Ibnu Subarkah, SIK., Kajari dan yang mewakili Ketua Pengadilan Negeri Selayar.
Baca Lainnya :
- Partnership HKI Pilih Selayar Lokus Sosialisasi Kesehatan Mata, Ini Kata Asisten Administrasi0
- Sekda Kepulauan Selayar Sambut Kedatangan Kepala BNN Sulsel 0
- Asisten Administrasi Buka Sosialisasi Program DAK Bidang Pendidikan0
Baca juga : Bupati Kepulauan Selayar Teken MOU Dengan KPK dan Perjanjian Kerja Sama Dengan BPN
Kepala BNNP Sulsel Brigjen Pol. Drs. Idris Kadir, S.H., M.Hum mengatakan bahwa sosialisasi tersebut dilaksanakan sebagai upaya memberantas penyalahgunaan narkoba di Indonesia khususnya di Sulawesi Selatan. Dikatakan program tersebut adalah layanan rehabilitasi dan pasca rehabilitasi kerja sama BNNP Sulsel dengan Dinas Kesehatan.
“Kita pilih Selayar karena mungkin saja ada masyarakat yang terkena imbas narkoba, dan tidak tahu harus bagaimana dan kemana. Kami ingin masyarakat Kepulauan Selayar bisa paham, sehingga daerah ini bisa bersih dari penyalahgunaan narkoba, apalagi kita sedang menyongsong Selayar sebagai Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata, dan masyarakat harus siap menerima implikasi dari KEK itu sendiri, terlebih letak geografis yang terdiri dari 132 pulau,” kata Brigjen Pol. Drs. Idris Kadir, S.H., M.Hum.
Kepala BNNP Sulsel menyebut perkembangan penyalahgunaan narkoba di Sulsel sangat memprihatinkan. Berdasarkan peneletian BNN pada Tahun 2015, Sulsel menempati peringkat 9 dari 34 provinsi, bahkan pada Tahun 2017 naik diperingkat ke-7.
“Di satu sisi kita lihat ancaman bahaya penyalahgunaan narkoba yang semakin meningkat, di satu sisi langkah-langkah upaya kita kelihatan belum bersinergi satu sama lain,” ucapnya.
Menurut Brigjen Pol. Drs. Idris Kadir, S.H., M.Hum., bahwa masalah penyalahgunaan narkoba adalah masalah bangsa yang sangat memprihatinkan. Olehnya itu Kepala BNNP Sulsel berharap agar para pemangku kebijakan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakatnya tentang upaya layanan rehabilitasi dan pasca rehabilitasi. (HUMAS / IM)











.jpeg)