- Cari Pemimpin Profesional, Seleksi Komisaris dan Direksi PT Bumi Maritim Tanadoang Digelar
- Wakili Bupati, Kadis PUTR Selayar Tegaskan Komitmen Percepatan RDTR
- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
Bupati Basli Ali Siapkan 23 M untuk Tangani Covid-19

KEPULAUAN SELAYAR - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, telah menyiapkan anggaran sebesar 23,6 miliar lebih untuk mengantisipasi Penyebaran Wabah Virus Corona Disease 2019 (Covid-19).
Hal ini diungkap Bupati Kepulauan Selayar, sesaat setelah mengikuti Video Conference dengan Menteri Dalam Negeri dan Pimpinan BPK, Rabu, 8/4/2020, Pagi.
"Berbagai upaya percepatan penanganan Covid-19 dilakukan Pemkab Selayar. Salah satunya, melakukan refocusing dan rasionalisasi anggaran yang tidak mendesak, sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri dan Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan," Ucapnya.
Baca Lainnya :
- Cegah Penyebaran Corona, Ini Imbauan Bupati Kepulauan Selayar Terhadap Pengelola Warkop dan Cafe0
- MBA Temui Menpar, Wishnutama Kusubandio : Prioritas Kembangkan Pariwisata Selayar 0
- Bupati Kepulauan Selayar Imbau Masyarakat Muslim Perbanyak Ibadah di Bulan Ramadhan 1440 H0
- Hadir Pada Rakor Peningkatan Akses dan Mutu Pendidikan, Berikut Penjelasan Wabup Selayar0
- MBA Sambangi Kediaman Nenek Waraja Yang Hidup Sebatang Kara0
Anggaran tersebut antara lain akan digunakan untuk penyediaan alat pelindung diri (APD), penyediaan vitamin dan obat-obatan, penyedian bahan pemeriksaan laboratorium, perlengkapan kamar isolasi serta penyedian alat kesehatan (Alkes) lainnya.
Selain itu, lanjut Basli, anggaran penanganan covid-19 senilai Rp 23,6 Milyar ini juga termasuk di dalamnya pemberian insentif atau honorarium untuk para tenaga medis yang menangani kasus covid-19.
Selanjutnya, untuk mengantisipasi pembatasan sosial (di rumah saja) bagi masyarakat, pemkab kata Bupati, telah melakukan pergeseran anggaran untuk penyedian social safety net/jaring pengaman sosial, berupa bantuan pangan masyarakat pada masa darurat, begitupun dengan terhadap penanganan dampak ekonomi atas mewabahnya Covid-19.
Kebijakan ini menurut Bupati sesuai dengan surat Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Nomor 1 Tahun 2020, tentang Pencegahan Penyebaran dan Percepatan Penanganan Covid-19 di Lingkungan Pemerintah Daerah, tutupnya. (IC-Humas)











.jpeg)