Breaking News
- Azhila dan Rusli Wakili Selayar di Babak Final MTQ XXXIV Sulsel
- Bupati Natsir Ali Terima Kunjungan Kerja Kepala BPK Sulsel Winner Franky Halomoan Manalu
- Bupati Selayar Hadiri Rakornis TMMD ke-128 di Makodim 1415, Perkuat Sinergi Bangun Desa
- TP PKK dan Disdukcapil Selayar Sosialisasikan KISAK 2026, Perkuat Tertib Administrasi Kependudukan
- Ketua TP PKK Selayar Kukuhkan 11 Duta KISAK, Perkuat Edukasi Administrasi Kependudukan
- Bupati Natsir Ali Soroti Sektor Perikanan Saat Terima Kunjungan Ombudsman
- BPS dan Bupati Selayar Perkuat Data untuk Pembangunan Lewat Kelurahan CANTIK 2026
- Qoriah Selayar Reni Anggraeni Berangsur Pulih, Sudah Diizinkan Kembali ke Pondokan
- Qoriah Asal Selayar Pingsan Usai Tampil di Cabang Tilawah Dewasa Putri MTQ XXXIV Sulsel
- Harga Jagung Rp5.500–Rp6.400/Kg, Bulog Siap Serap Hasil Petani Selayar Dukung Program GEMETAR
Bupati Kepulauan Selayar Gelar Buka Puasa Bersama di Rujab

SELAYAR, kepulauanselayarkab.go.id - Silaturrahim Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dirangkaikan dengan buka puasa bersama dengan masyarakat di gelar di Rumah Jabatan Bupati, Jumat (1/6/2018).
Terpantau sejak pukul 17.00 Wita Bupati Kepulauan Selayar Muh. Basli Ali bersama Ketua TP PKK tampak menyalami warga yang mulai berdatangan.
Kegiatan yang penuh nuansa kekeluargaan ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Kepulauan Selayar Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H., Ketua DPRD Selayar Mappatunru, S.Pd, mantan Bupati dan Wabup Kepulauan Selayar H. Syahrir Wahab - H. Saiful Arif, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, pimpinan OPD, tokoh masyarakat Selayar H. Ince Langke, Camat dan Lurah, serta para Kepala Desa, Tokoh Agama dan tokoh masyarakat serta undangan lainnya.
Sembari menanti waktu berbuka puasa diisi dengan Tauziah oleh Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar, Ustadz Prof. Dr. H. Darussalam Syamsuddin, M. Ag.
Diantara petikan tauziahnya Ustadz Darussalam Syamsuddin menyebut bahwa ajaran Islamiyah senantiasa mementingkan kehidupan sosial. Menurutnya kalau sudah melaksanakan ibadah ritual dengan baik, jangan lupa untuk berkhidamat dan berbagi terhadap sesama.
"Tidak akan bermanfaat ibadah ritual kita kalau kita mengabaikan kesholehan sosial. Harta yang dibawa mati adalah harta yang disedekahkan, ilmu yang dibawa mati adalah ilmu yang diamalkan, serta anak yang dibawa mati adalah anak yang disholehkan," jelas Ustadz Darussalam. (FIRMAN)
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments










.jpeg)