- Operasi SAR KLM Nurul Salsa 01, TNI AL Kodaeral VI KRI Marlin-877 Sisir Perairan Selayar Sulsel
- Pimpin Rapat HUT ke-81 RI, Wakil Bupati Tekankan Koordinasi dan Doakan Korban KM Nurul Salsa
- KRI Marlin-877 Bergerak Menuju Lokasi KLM Nurul Salsa, Pemkab Selayar Intensifkan Koordinasi Penyelamatan
- Sekda Selayar Pimpin Rakor Lomba Desa dan Spot Foto, Targetkan Halo Gaes, Kita Lagi di Selayar, Viral
- Hari Pertama Penuh Kesan, 112 Siswa Baru Disambut Bak Keluarga di UPT SDN Benteng Selatan No.1 Kep. Selayar
- Nasi Santan Jadi Andalan TP PKK Selayar di Festival Kuliner Nasional HKG PKK ke-54
- UMKM Selayar Tampil Memikat di Pameran HKG PKK ke-54 Tingkat Nasional
- Puncak Peringatan HKG PKK ke-54, Hj. Tri Yanti Perkuat Semangat Pengabdian Kader PKK Selayar
- Yanti Rahmawati Ketua TP PKK Selayar Gaungkan Budaya Hidup Sehat Lewat Jalan Sehat Anti Mager
- BKPSDM Selayar dan UNHAS Perkenalkan Program Pascasarjana bagi ASN
Camat Takabonerate Imbau Wargaya untuk tidak Melaut

KEPULAUAN SELAYAR - Cuaca Ekstrem yang melanda wilayah Selayar Sulawesi Selatan selama beberapa hari terakhir, membuat warga enggan keluar rumah untuk beraktivitas, khususnya bagi nelayan.
Seperti peringatan dini yang dikeluarkan oleh BMKG, bahwa gelombang tinggi diperkirakan 4 - 6 meter berpotensi terjadi di perairan pulau Selayar dan sekitarnya berlaku 24 Desember 2022 pukul 08-00 Sampai Pukul 20.00 Wita.
Menyikapi hal tersebut, Camat Takabonerate Imbau warganya untuk tidak melaut karena cuaca sedang tidak bersahabat.
Baca Lainnya :
- Dusun Kaburu Barat Resmi Dicanangkan Sebagai Kampung KB0
- Pemerintah dan Dewan Adat Selayar Sambut Kedatangan Kru Kapal Arka Kinari0
- Seminar DWP Kepulauan Selayar, Berdayakan Perempuan Dalam Pengembangan Lingkungan Sehat0
- Wabup Kep. Selayar Pantau Perkuliahan Perdana Mahasiswa Kampus Vokasi Unhas0
- Ini Testimoni Wabup Kepulauan Selayar di Hadapan Tim Asesor BAN PT0
"Sayangi diri anda dan keluarga, saya mohon jangan melaut atau melakukan pelayaran beberapa hari kedepan hingga cuaca kembali normal," ucap Andi Caco Amras yang dikonfirmasi awak media.
Dirinya menjelaskan sejak Jumat kemarin, Pulau Kayuadi Kecamatan Takabonerate terus dilanda hujan keras disertai angin kencang hingga mencapai 30 knot.
Diketahui, Kecamatan Takabonerate adalah salah satu kecamatan diantara lima kecamatan kepulauan yang terpisah dari daratan Pulau Selayar dan juga kecamatan yang memiliki 6 desa yang terpisah dengan ibu kota kecamatan.
Andi Caco Amras menjelaskan, selain bertani, sebagian besar wargnya berprofesi sebagai nelayan. Olehnya itu ia sangat berharap agar warganya untuk sementara waktu jangan ada yang melaut atau melakukan pelayaran sampai cuaca membaik. (Diskominfo SP/Im)










.jpeg)