- Wabup Muhtar Ajak Warga Polebunging Perkuat Iman dan Ekonomi dalam Safari Ramadan
- Bupati Natsir Ali Pastikan Pembangunan Jalan dan Perkuat Program Pertanian Saat Safari Ramadan di Pakbatteang Buki
- Safari Ramadan di Bontomatene Bupati Natsir Ali Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Dukung Program Strategis Daerah
- Dinkes Selayar Uji Keamanan Jajanan Buka Puasa, Wabup Muhtar Ajak ASN Dukung UMKM
- Pemkab dan BAZNAS Selayar Perkuat Sinergi Tekan Angka Stunting
- Pemkab Selayar Awasi Ketat Harga dan Distribusi Bahan Pokok Selama Ramadan
- Wabup Bersama BAZNAS Selayar Distribusikan Bantuan Program Penurunan Stunting
- GEMERLAP Jadi Prioritas, Bupati Natsir Ali Minta ASN Responsif dan Adaptif Lewat Sistem Kerja Fleksibel
- Respons Keluhan Warga, Distribusi BBM dan Antrean Jadi Fokus Rapat Pemda Selayar Hari ini
- Wabup Sampaikan Pesan Spiritual dan Pembangunan pada Malam Kedua Ramadan di Masjid Rahmatan Lil Alamin Benteng
Containerisasi di Pelabuhan Rauf Rahman Benteng Selayar Rencana Launching 9 September

KEPULAUAN SELAYAR - Menyusul telah masuknya kapal cargo Semangat Mas sandar di Pelabuhan Rauf Rahman Benteng Selayar Sulsel beberapa hari lalu, sehingga kegiatan containerisasi di Pelabuhan Benteng Selayar segera dilaunching. Rencana launching dijadwalkan 9 September mendatang.
Kadis perindagkum Drs. Hizbullah Kamaruddin saat dikonfirmasi, Selasa (1/9/2020) mengatakan, kapal cargo Semangat Mas milik PT. Themas Shipping yang difasilitasi melalui PT. Pelindo IV (Persero) telah menurunkan 27 container atau peti kemas kosong untuk memuat hasil komoditi pertanian, perkebunan dan perikanan untuk dijual langsung ke Surabaya. Dua diantaranya adalah Reefer container untuk memuat hasil laut.
Saat ini kata dia, kapal Semangat Mas telah melanjutkan perjalanan menuju Luwu Banggai. Diperkirakan tiba kembali di Selayar 9 September mendatang atau bahkan lebih awal lagi dari jadwal sebelumnya. Selanjutnya akan mengangkut kembali container yang telah diiisi barang komoditi pertanian, perkebunan dan hasil-hasil laut lainnya.
Baca Lainnya :
- Jemaah Haji Kepulauan Selayar Dijadwalkan Tiba di Tanah Air 28 September0
- Dalam Sehari Bupati Kep. Selayar Hadiri Dua Acara Penamatan Sekolah1
- Kesbangpol Deteksi Adanya Peningkatan ATGH Menuju Pilkada 20201
- Ince Rahim : Pentingnya Pendidikan Politik bagi Kaum Pelajar0
- Tingkatkan Kapasitas Humas Pemerintah Daerah, Pemprov Sulsel-KPK Gelar Workshop0
Dengan masuknya Pelindo ke Selayar, Kadis Perindagkum berharap masyarakat bisa merasakan manfaatnya sehingga roda perekonomian semakin mengeliat.
"Barang komoditi yang ada bisa kita dipasarkan langsung ke Surabaya. Selain efisien waktu, hemat biaya, barang juga aman. Saya kira masyarakat dan pelaku usaha bisa mengkalkulasi itu," ucap Drs. Hizbullah Kamaruddin.
Meski demikian, Hizbullah mengatakan untuk memanfaatkan kegiatan countainerisasi, masyarakat petani dan nelayan di setiap desa harus ada satu perwakilan yang mengkoordinir. Menurutnya, Bumdes bisa dimanfaatkan untuk mengkoordinir masyarakat dengan membeli barang komoditi dengan harga yang layak atau ada selisih kenaikan harga dari yang ada sekarang ini. "Jika sistem ini sudah berjalan tentunya Bumdes juga akan mendapatkan keuntungan. Namun kita tentunya sudah harus punya jaringan pemasaran di Surabaya. Secara teknis akan kita lihat perkembangan selanjutnya," jelasnya.
Hizbullah mengemukakan, setelah launching, Disperindagkum segera turun sosialisasi mengajak masyarakat untuk memanfaatkan containerisasi tersebut.
"Dengan masuknya Pelindo dan koleganya ke Selayar telah membuka jalan untuk para petani, nelayan dan pelaku usaha. Mari kita manfaatkan fasilitas ini," imbuhnya.
Sementara Rijal Jauhar dari PT. Pelindo IV (Persero) mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan fasilitas di pelabuhan semaksimal mungkin sehingga para user bisa merasa nyaman.
Rijal Jauhar mengungkapkan sejauh ini tidak ada kendala teknis. Tapi karena baru awal di Selayar sehingga Pelindo sendiri akan terus mengupayakan peningkatan pelayanan, infra dan supastruktur, baik dari segi perlengkapan dan peralatan yang Pelindo harus penuhi.
Dinilai sangat mendesak terkait adanya Reefer container sehingga ia menaruh harapan kepada Pemda Selayar untuk difasilitasi untuk penyediaan daya listrik.
"Harapan kita semua adalah bagaimana kita bisa mengkosolidasi setiap komoditi yang ada di Selayar agar bisa dijual ke luar, dengan memanfaatkan skema pengangkutan yang lebih efisien dan efektif yang dampaknya bisa positif ke masyarakat," kata Rijal Jauhar. (humas/im)










.jpeg)