Breaking News
- Wakili Bupati, Kadis PUTR Selayar Tegaskan Komitmen Percepatan RDTR
- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
Datang Sebagai Mahasiswa, Pulang Membawa Keluarga: Haru Pelepasan 839 KKN Megarezky

KEPULAUAN SELAYAR — Suasana haru mewarnai Lapangan Upacara Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Senin (31/8/2026), saat sebanyak 839 mahasiswa KKN Tematik Angkatan XX Universitas Megarezky resmi ditarik dan dilepas kembali ke kampus setelah sebulan penuh mengabdi di tengah masyarakat.
Selama berada di Selayar, ratusan mahasiswa tersebut tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga terlibat dalam berbagai kegiatan pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat, serta mendukung program pembangunan daerah.
Momen pelepasan menjadi semakin mengharukan ketika Wakil Bupati Kepulauan Selayar H. Muhtar, M.M., menyampaikan sambutannya.
“Rasanya baru kemarin saya berdiri menyambut ananda sekalian dengan penuh harapan. Hari ini, saya berdiri di tempat yang sama untuk melepas ananda kembali ke kampus, dengan perasaan bangga sekaligus haru,” ujar Wabup
Ia menyampaikan apresiasi atas dedikasi para mahasiswa yang selama sebulan telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Selayar.
Mengusung tema “Bersinergi dalam Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal”, para mahasiswa telah turun langsung memberikan edukasi kesehatan, mendukung kegiatan pendidikan, meningkatkan literasi, serta berinteraksi dengan masyarakat.
“Ananda telah membuktikan bahwa KKN bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi juga ruang untuk mengabdi dan memberi manfaat bagi masyarakat,” kata Wabup
Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kepulauan Selayar, Wabup Muhtar menyampaikan terima kasih kepada seluruh mahasiswa, sekaligus kepada para camat, kepala desa, lurah dan masyarakat yang telah menerima mahasiswa dengan penuh kekeluargaan.
“Kepada ananda sekalian, bawalah pulang bukan hanya kenangan, tetapi juga semangat pengabdian. Jangan putus silaturahmi. Selayar telah menjadi bagian dari cerita hidup ananda, dan ananda telah menjadi bagian dari cerita pembangunan Selayar,” tuturnya.
Wabup Muhtar juga berpesan agar para mahasiswa menjadi duta Selayar di mana pun mereka berada dengan menceritakan keindahan Bumi Tanadoang, keramahan masyarakatnya serta berbagai potensi dan perkembangan daerah.
Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Megarezky, Dr. IT. Supriadi Sahibu, ST., M.Kom., yang mewakili civitas akademika Universitas Megarezky, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar yang telah menerima dan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melaksanakan pengabdian.
“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dan seluruh masyarakat yang telah menerima anak-anak kami dengan sangat baik. Pengalaman ini tentu menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan mereka,” ujarnya.
Suasana semakin haru saat Masruddin, mewakili mahasiswa KKN, menyampaikan pesan dan kesannya selama menjalani pengabdian di Selayar.
Ia mengaku sangat terkesan dengan sambutan dan penghargaan yang diberikan masyarakat. Di setiap tempat mereka ditempatkan, para mahasiswa merasa diterima dengan baik dan diperlakukan layaknya keluarga.
“Di mana pun kami berada di Selayar, kami merasa sangat dihargai. Semua masyarakat menerima kami dengan baik. Bagi kami, masyarakat Selayar bukan hanya tempat kami menjalankan KKN, tetapi sudah seperti keluarga sendiri,” ungkapnya dengan penuh haru.
Sebulan pengabdian akhirnya berakhir. Namun, bagi 831 mahasiswa tersebut, Selayar tidak sekadar menjadi tempat menjalankan program KKN.
Mereka pulang membawa pengalaman, persahabatan dan kenangan tentang masyarakat yang pernah menerima mereka dengan tangan terbuka.
Hari itu, yang dilepas bukan hanya mahasiswa untuk kembali ke kampus, tetapi juga anak-anak yang selama sebulan telah menjadi bagian dari keluarga masyarakat Selayar. (HUMAS-IC)
_
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments











.jpeg)