- Wabup Muhtar Hadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 Sulsel, Tegaskan Dukungan Pemda Selayar
- CSP XIX Berakhir, Cerita Indah Selayar Terus Melaju Bersama Para Scooterist
- Ke CSP XIX Selayar Naik Vespa Tua Bersama Nabil, Alpi Pulang bawa Vespa Baru Hadiah Gubernur Sulsel
- Wabup Selayar Serahkan Bantuan BAZNAS dan BPBD kepada Korban Kebakaran di Desa Kaburu
- Kajati Sulsel Kunjungi Selayar, Bupati Natsir Ali Harapkan Penguatan Tata Kelola Pemerintahan
- Bupati Natsir Ali Bangga, 5.000 Scooteris Berkumpul di Selayar
- Warga Balang Sembo Aktifkan Kerja Bakti Minggu Pagi, Perkuat Kebersamaan dan Antisipasi Banjir
- Pesan Persaudaraan Bupati Natsir Ali Menggema di Celebes Scooter Party XIX Selayar
- Bupati Natsir Ali Apresiasi Perhatian Gubernur, Jalan Santai Anti Mager Kembali Hadir di Selayar
- Gubernur Andi Sudirman Resmikan CSP XIX di Selayar, Bupati Natsir Ali: Satu Vespa Sejuta Saudara
Dengan Semangat Perlindungan Anak, Tri Yanti Rahmawati Bawa PKK Masuk Sekolah

KEPULAUAN SELAYAR - Dalam upaya mencegah perkawinan usia anak, Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Selayar melalui Pokja I menggelar kegiatan "PKK Masuk Sekolah" dengan tema “Mencegah Perkawinan Anak dengan Edukasi dan Aksi Bersama”.

Kegiatan ini berlangsung di UPT SMPN2 Batangmata Kecamatan Bontomatenne dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk jajaran TP PKK, Dinas P3AP2KB, Kementerian Agama, serta para siswa sebagai peserta utama, pada Rabu (6/8/2025)
Baca Lainnya :
- Hari Guru Nasional, MBA Sebut Pidato Mendikbud Luar Biasa, Tak dipenuhi Kata Inspiratif dan Retorika0
- Wabup Selayar Gelar Buka Puasa Bersama di Kediamannya, Pondok Enza Appabatu 0
- Lagi, Bupati dan Forkopimda Selayar Ikut Upacara Nasional Penurunan Bendera Secara Virtual0
- Bupati Kepulauan Selayar Kukuhkan Agen Jarlinaker dan Launching Simpelnaker 0
- TP. PKK Kab. Kepulauan Selayar Juara Tiga Lomba Masak Serba Ikan Kategori Menu Kudapan0
Dalam kesempatan itu, Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Selayar, Ny. Hj. Tri Yanti Rahmawati Natsir menekankan pentingnya pendidikan dan perlindungan anak sebagai prioritas bersama.
Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen PKK dalam mendukung perlindungan anak, khususnya dengan menyasar langsung lingkungan sekolah dan keluarga.
"Anak-anak adalah generasi penerus yang memiliki hak untuk bermimpi, belajar, dan tumbuh menjadi pribadi yang kuat dan mandiri. Perkawinan di usia anak hanya akan merampas hak-hak mereka, mulai dari hak atas pendidikan, kesehatan, hingga masa depan," tegas Yanti.
Ia juga mengingatkan bahwa menikah bukanlah solusi dari masalah, dan mendorong anak-anak untuk bersuara jika menghadapi tekanan untuk menikah di usia dini.
“Suara kalian penting. Jika ada yang memaksa kalian menikah, bicaralah. Kami, orang dewasa, ada untuk melindungi kalian,” ujarnya penuh semangat.
Selain edukasi, kegiatan ini juga mengajak seluruh pihak untuk terlibat dalam aksi nyata pencegahan perkawinan anak. Ketua TP PKK menekankan bahwa perubahan harus dimulai dari pola pikir, kebiasaan, dan nilai-nilai yang diajarkan di lingkungan keluarga dan sekolah.
Terakhir, Ny. Tri Yanti menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra dan pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan ini, serta berharap program ini menjadi langkah awal dari gerakan bersama yang lebih luas untuk menyelamatkan masa depan anak-anak.
Mengangkat slogan “Anak Bukan Pengantin – Perkawinan Anak Memutus Mimpi dan Masa Depan Mereka”, kegiatan ini diisi penguatan materi, dan menghadirkan narasumber Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Selayar, Dr. H. Azwar Badulu, Kabid Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak Dinas P3AP2KB, Ir. Andi Irmayani, S.P., M.M., Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2025. (HUMAS-AAN)
_










.jpeg)