- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
Dukung Program 100 Hari Kerja Bupati, Disperinaker Selayar Gelar Pelatihan Briket Kelapa untuk UMKM

KEPULAUAN SELAYAR – Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Muhtar, M.M., secara resmi membuka Pelatihan Teknis Produksi Olahan Briket Kelapa di Desa Bontolempangan, Kecamatan Buki, Rabu (14/05/2025).
Kegiatan ini merupakan inisiasi Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan (Disperinaker) bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) dalam rangka mendukung program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Selayar.
Keterampilan sumber daya manusia (SDM) pelaku usaha industri briket arang berbahan tempurung kelapa, sekaligus mengoptimalkan potensi SDM lokal. Kegiatan berlangsung selama 6 hari (14–19 Mei 2025) dengan melibatkan 30 peserta dari kalangan UMKM dan kelompok tani.
Baca Lainnya :
- Anggota Unit DWP Kepulauan Selayar Terima Pelatihan Kewirausahaan Pembuatan Buket0
- Sekda Selayar Buka Rapat Koordinasi Percepatan Pengusulan KEK Pariwisata Kepulauan Selayar0
- Pelatihan VCO Metode Centrifugal Resmi Dibuka, Berikut Pesan H. Saiful Arif0
- Cegah Sebaran Covid-19, Seluruh Pelabuhan Penyeberangan Laut Selayar Ditutup0
- Serahkan LKPD ke BPK RI Perwakilan Sulsel, Bupati Selayar Berharap Opini WTP Bisa Dipertahankan0
Dalam sambutannya, Wabup Muhtar menekankan pentingnya keseriusan peserta dalam pelatihan untuk pengembangan usaha ke depan.
“Pak Bupati dan saya sangat fokus pada pengolahan briket, tempurung kelapa, dan turunannya. Pelatihan ini adalah langkah nyata untuk memberdayakan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Kepala Disperinaker, Andi Ros Irma, menambahkan bahwa pemilihan Desa Bontolempangan sebagai lokasi pelatihan didasarkan pada statusnya sebagai Sentra Pengolahan Kelapa terpadu di Selayar.
“Harapannya, peserta bisa menjadi pelopor usaha briket berbasis kelapa yang berkelanjutan,” jelasnya.
Pelatihan mencakup materi teknik produksi, pengemasan, pemasaran, dan manajemen usaha, dengan instruktur dari BLK dan praktisi industri. (Humas IKP – M)











.jpeg)