- Gubernur Andalan Sulsel Serahkan 15 Miliar sebagai Kado Hari Jadi Ke-420 Selayar
- Hari Jadi Selayar ke-420, Pemerintah Kukuhkan Komitmen Percepatan Pembangunan
- Moment Bersejarah, Pemkab Selayar dan Unhas Perkuat Kerja Sama Pendidikan
- Budaya Dide Dihidupkan Lagi, Bupati Selayar Apresiasi Festival Kelong Sino Ri Bungayya
- Wakil Bupati Ajak KAHMI Selayar Perkuat Konsolidasi Intelektual dan Aksi Kolektif Majukan Daerah
- Pemkab Selayar Salurkan Bantuan Perbaikan 20 Unit RTLH Senilai Rp400 Juta
- Ratusan Gamers Meriahkan Piala Bupati Selayar 2025, Turnamen Esports Resmi Dibuka Wakil Bupati
- 404 ASN Selayar Ikuti Uji Kompetensi Melalui Profiling ASN
- Momentum HGN 2025, Wabup Muhtar Ajak Guru Selayar Terus Berinovasi
- Satu-Satunya dari Kepulauan, UPT SDN Labuang Mangatti Wakili Pasimasunggu pada Lomba Cerdas Cermat Tingkat Kabupaten
Pelatihan VCO Metode Centrifugal Resmi Dibuka, Berikut Pesan H. Saiful Arif

KEPULAUAN SELAYAR - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkum) Kabupaten Kepulauan Selayar kerja sama dengan PT. Agro Tama Aryan Sukses dan Koperasi Mutiara Nyiur Samudera melakukan pelatihan Virgin Coconut Oil (VCO) metode Centrifugal.
Pelatihan ini dibuka oleh Wakil Bupati Kepulauan Seribu H. Saiful Arif, S.H., di Kantor Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Bonea Jalan Pahlawan Kelurahan Benteng Utara Kecamatan Benteng, Senin (8/3/2021).
Peserta pelatihan tersebut diisi oleh para pelaku UMKM dari delapan desa yang dinilai punya potensi pengembangan VCO.
Baca Lainnya :
- Bupati Kepulauan Selayar Serahkan Bantuan Dana Stimulus Bagi Pelaku UMKM0
- Lagi, Bupati Kepulauan Selayar Salurkan Bantuan Dana Stimulus di Kelurahan Benteng0
- Pemkab Selayar Raih Pinisi Sultan Award 2021 Terbaik I, Ini Kategorinya0
Hadir pula perwakilan dari PT. Agro Tama Aryan Sukses Hamoko, Pembina Koperasi Mutiara Nyiur Samudera Daeng Marowa, sejumlah Pimpinan OPD terkait dan Sejumlah Kades serta undangan lainnya.
Wakil Bupati Kepulauan Selayar H. Saiful Arif dalam sambutannya mengatakan pengembangan VCO sangat berpotensi di Kabupaten Kepulauan Selayar. Terlebih Kelapa sebagai bahan baku VCO adalah merupakan ikon atau brendingnya Selayar. Dikemukakan, kelapa pernah menjadi pilar utama perekonomian masyarakat, sehingga Selayar sering disebut-sebut sebagai emas hijau.
"Sebutan emas hijau sangat beralasan. Bahkan jika dilihat dari aspek budaya kearifan lokal, kelapa kerap dijadikan mahar jika ada orang yang akan menikah," jelas Saiful Arif.
Terkait dengan pelatihan VCO metode metode Centrifugal ini, Saiful Arif berharap produk VCO selain menjaga kualitas, kuantitas tetapi juga perlu menjaga kontinuitas.
"Saya berharap peserta dapat mengakuti pelatihan itu dengan sepenuh hati, semoga dengan pelatihan ini akan menghidupkan kembali koperasi-koperasi yang ada di desa," tutup Saiful Arif. (Diskominfo-SP/Im)










.jpeg)