- Wabup Selayar Resmikan Menara Masjid Mujahidin Muhammadiyah Tanadoang
- BUMDes Barat Lambongan Kembangkan Peternakan Ayam Petelur, Produksi Diserap SPPG Buki, Sekda Dorong Jadi Contoh Desa Lain
- Ketua TP PKK Selayar: Dari Rumah Dilan, Kita Belajar, Berkarya dan Tumbuh Bersama
- Wabup Muhtar Tekankan Peran Dai Jaga Persatuan Umat di Tengah Arus Informasi Keagamaan
- IVO Galaxy Cup I Bergulir, Sekda Selayar Bidik Lahirnya Talenta Voli Baru
- Festival Harmoni Musik Silajara Hidupkan Ekspresi Budaya Selayar, Wabup Muhtar: Tak Cukup Hanya Dikenang
- Diskominfo Selayar Bangun Kesadaran Data di Kalangan Mahasiswa, Wabup: Data Jadi Fondasi Pembangunan Tepat Sasaran
- Wabup Muhtar Dorong Muhammadiyah Perkuat Kader Tarjih Hadapi Dinamika Umat
- TP PKK Selayar Turun ke Lapangan Evaluasi Pelaksanaan 10 Program Pokok PKK
- HUT ke-81 PMI, Sekda Selayar Dorong PMR Jadi Generasi Tangguh Berjiwa Kemanusian
Pelatihan VCO Metode Centrifugal Resmi Dibuka, Berikut Pesan H. Saiful Arif

KEPULAUAN SELAYAR - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkum) Kabupaten Kepulauan Selayar kerja sama dengan PT. Agro Tama Aryan Sukses dan Koperasi Mutiara Nyiur Samudera melakukan pelatihan Virgin Coconut Oil (VCO) metode Centrifugal.
Pelatihan ini dibuka oleh Wakil Bupati Kepulauan Seribu H. Saiful Arif, S.H., di Kantor Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Bonea Jalan Pahlawan Kelurahan Benteng Utara Kecamatan Benteng, Senin (8/3/2021).
Peserta pelatihan tersebut diisi oleh para pelaku UMKM dari delapan desa yang dinilai punya potensi pengembangan VCO.
Baca Lainnya :
- Lagi, Bupati Kepulauan Selayar Salurkan Bantuan Dana Stimulus di Kelurahan Benteng0
- Pemkab Selayar Raih Pinisi Sultan Award 2021 Terbaik I, Ini Kategorinya0
- Bupati Kepulauan Selayar Serahkan Bantuan Dana Stimulus Bagi Pelaku UMKM0
Hadir pula perwakilan dari PT. Agro Tama Aryan Sukses Hamoko, Pembina Koperasi Mutiara Nyiur Samudera Daeng Marowa, sejumlah Pimpinan OPD terkait dan Sejumlah Kades serta undangan lainnya.
Wakil Bupati Kepulauan Selayar H. Saiful Arif dalam sambutannya mengatakan pengembangan VCO sangat berpotensi di Kabupaten Kepulauan Selayar. Terlebih Kelapa sebagai bahan baku VCO adalah merupakan ikon atau brendingnya Selayar. Dikemukakan, kelapa pernah menjadi pilar utama perekonomian masyarakat, sehingga Selayar sering disebut-sebut sebagai emas hijau.
"Sebutan emas hijau sangat beralasan. Bahkan jika dilihat dari aspek budaya kearifan lokal, kelapa kerap dijadikan mahar jika ada orang yang akan menikah," jelas Saiful Arif.
Terkait dengan pelatihan VCO metode metode Centrifugal ini, Saiful Arif berharap produk VCO selain menjaga kualitas, kuantitas tetapi juga perlu menjaga kontinuitas.
"Saya berharap peserta dapat mengakuti pelatihan itu dengan sepenuh hati, semoga dengan pelatihan ini akan menghidupkan kembali koperasi-koperasi yang ada di desa," tutup Saiful Arif. (Diskominfo-SP/Im)











.jpeg)