- Tinggalkan Agenda Safari, Bupati Natsir Ali Prioritaskan Bersama Santri, Hadiri Penutupan Muballigh Hijrah di Bontonasaluk
- Wabup Muhtar Pimpin Safari Ramadan 1447 H di Desa Harapan, Salurkan Bantuan dan Gaungkan Program Pertanian
- Wabup Muhtar Ajak Warga Polebunging Perkuat Iman dan Ekonomi dalam Safari Ramadan
- Bupati Natsir Ali Pastikan Pembangunan Jalan dan Perkuat Program Pertanian Saat Safari Ramadan di Pakbatteang Buki
- Safari Ramadan di Bontomatene Bupati Natsir Ali Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Dukung Program Strategis Daerah
- Dinkes Selayar Uji Keamanan Jajanan Buka Puasa, Wabup Muhtar Ajak ASN Dukung UMKM
- Pemkab dan BAZNAS Selayar Perkuat Sinergi Tekan Angka Stunting
- Pemkab Selayar Awasi Ketat Harga dan Distribusi Bahan Pokok Selama Ramadan
- Wabup Bersama BAZNAS Selayar Distribusikan Bantuan Program Penurunan Stunting
- GEMERLAP Jadi Prioritas, Bupati Natsir Ali Minta ASN Responsif dan Adaptif Lewat Sistem Kerja Fleksibel
Jadi Narsum pada PSBM XIX di Makassar, Berikut Paparan Wabup Kepulauan Selayar

MAKASSAR - Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XIX Tahun 2019 berlangsung di gedung serba guna Wisma Negara Kawasan Center Point Of Indonesia (CPI) Makassar, Minggu (16/06/2019). Dalam PSBM XIX ini menggusung tema “Bersinergi Memajukan Pariwisata berbasis Kearifan Lokal”.
Pada pertemuan tersebut, Wakil Bupati Kepulauan Selayar Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H., hadir sebagai salah seorang narasumber, membawakan topik Potensi dan Pengembangan Pariwisata Maritim di Kabupaten Kepulauan Selayar.
"Saya awali dengan memaparkan profil dan aksebilitas ke Kabupaten Kepulauan Selayar. Namun pertanyaannya bagaimana garis kebijakan tentang pariwisata di Kabupaten Kepulauan Selayar. Yang kedua saya sampaikan adalah potensi dan pengembangannya," terang Wabup saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler.
Baca Lainnya :
- Lowongan PD Berdikari0
- Produk Khas Selayar Laris Manis di Pameran MTQ XXX Sulsel 0
- HUT RI, Upacara Penurunan Bendera di Kepulauan Selayar Berlangsung Sukses 0
- DPD KNPI Kepulauan Selayar Gelar Rakerkab XIII0
- Festival Budaya Attoana Tu Riere Digelar di Kampung Penyu Desa Barugaiya 0
Wabup mengatakan, berbicara tentang garis kebijakan kepariwisataan ada yang sifatnya umum. Namun demikian ada juga yang sifatnya khusus, seperti yang diatur dalam perda tentang RPJMD. Demikian halnya tentang nama dan lokasi destinasi wisata di Selayar.
Baca juga : RAT ke-6 Koperasi PKK Fitrah Mandiri, Berikut Arahannya Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Selayar
Wabup menegaskan bahwa kepariwisataan di Kabupaten Kepulauan Selayar harus sejalan dengan visi Kabupaten yaitu Terwujudnya Masyarakat Maritim yang Sejahtera Berbasis Nilai Agama dan Budaya.
"Untuk menghadirkan masyarakat maritim yang sejahtera, proses ke arah itu adalah berbasis nilai agama dan budaya," terang Wabup.
Terkait dengan hal tersebut, untuk membangun pariwisata yang tepat adalah pariwisata yang religius, yang halal dan berbudaya yang tidak serta merta diadopsi dari Dinas Pariwisata pada tempat lain. Ia mengatakan dari sekian banyak potensi pariwisata di Kabupaten Kepulauan Selayar, ada yang sifatnya favorit.
"Dalam paparan itu saya memberikan pemahaman tentang beberapa objek wisata di Selayar yang sifatnya menantang, yang saya istilahkan bagaikan raksasa yang sedang tidur. Oleh karena itu persoalan pengembangannya, kita tidak bisa hanya mengandalkan APBD kabupaten, tetapi juga APBN, APBD provinsi. Namun yang tidak kalah pentingnya adalah investasi dari pihak swasta," kata Zainuddin.
Lanjut Wakil Bupati Kepulauan Selayar bahwa pariwisata itu bukan hanya program sektoral tetapi juga adalah program lintas sektoral.
"Membangun pariwasata itu tidak hanya membangun objek tetapi juga prasarananya, seperti jalan, transportasi, akomodasi, termasuk kulinernya dan industri sofenir, sehingga peranan investasi swasta di sini sangat dominan. Dari narasi yang saya kemukakan, kata kuncinya saya mengajak ayo kita sama-sama ke Selayar," jelasnya.
Dari sekian banyak yang dipaparkan oleh Wabup Kepulauan Selayar, menuai banyak respon dari segenap peserta yang hadir, terlebih pertemuan tersebut adalah pertemuan para Saudagar Bugis Makassar. (HUMAS / IM)










.jpeg)