- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
Ketua IDI Selayar Hazairin Nur Pantau Langsung Khitanan Massal PD Muhammadiyah

KEPULAUAN SELAYAR - Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Kepulauan Selayar dr. Hazairin Nur memantau langsung proses pelaksanaan khitanan massal yang dilaksanakan PD Muhammadiyah Selayar, di Aula ITSBM Jalan RA. Kartini Benteng, Sabtu (22/6)
Kegiatan yang sebelumnya dibuka secara resmi oleh Bupati Kepulauan Selayar, Basli Ali dan dihadiri Wabup Saiful Arif serta Jajaran PD Muhammadiyah tersebut diikuti sebanyak 50 Orang anak-anak.
dr. Hazairin Nur yang diberi amanah sebagai penanggungjawab medis kegiatan ini, hadir dan memantau langsung memastikan proses khitanan yang dilakukan oleh nakes sesuai prosedur dan tindakan medis yang seharusnya.
Baca Lainnya :
- Wabup Selayar Hadiri Open House Wagub Sulsel, Sekda Selayar di Rujab Sekretaris Provinsi 0
- Jenazah Arifin Rujab Dimakamkan di TPU Lango-Lango 0
- Plh Bupati Kepulauan Selayar Serah Terima Memori Jabatan Kepada Bupati Terpilih0
- Ketua Dekranasda Selayar Ikut Munas Dekranas Secara Virtual, Ini Agendanya0
- Suasana Tazkiratul Maut Briptu Adri Pransiska, Korban Gempa Palu Sulteng 0
"kita pastikan prosedur keamanan dan penanganan medisnya, anak-anak tidak terlalu merasa sakit saat dikhitan dan yang harus juga nakes perhatikan, pendarahan dan proses kesembuhan, diharapkan tidak memakan waktu lama" ujarnya
Direktur RSUD KH. Khayyung ini membeberkan, pelaksanaan Khitanan Massal melibatkan para tenaga kesahatan dari berbagai Puskesmas yang ada didaratan dengan menggunakan tiga proses metode khitan.
"Ada tiga metode yang kita pakai disini, pertama metode klamp, biasa dan metode laser, "tergantung kesiapan masing-masing nakesnya" terangnya.
ia mengatakan, khitan atau sunnat ini secara medis bertujuan selain menjaga kebersihan alat vital juga untuk menjaga kesehatan reproduksi anak-anak.
Dari pantauan dilokasi dr. Hazairin, intens berkomonukasi dan memberikan arahan kepada para nakes, bahkan terkadang ia ikut terjung langsung menangani sembari memberikan dorongan semangat kepada anak yang sementara menjalani proses khitanan.
Ia juga banyak berpesan pada anak-anak yang baru saja disunnat agar tidak banyak beraktifitas dulu untuk menghindari gesekan, serta menjaga kebersihan dan mencegah area penis terkena infeksi.
Lebih lanjut kata dia, IDI Kepulauan Selayar akan selalu siap dan memberikan dukungan terhadap kegiatan sosial yang dilakukan berbagai pihak apalagi jika itu menyangkut kesehatan masyarakat secara umum, Pungkasnya (HUMAS-IC)











.jpeg)