- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
Laboratorium Lingkungan Hidup Jadi Perhatian Bupati Natsir Ali, Evaluasi Sarana dan Aparatur

KEPULAUAN SELAYAR – Bupati Kepulauan Selayar, H. Muhammad Natsir Ali, melakukan kunjungan mendadak ke Laboratorium Lingkungan Hidup pada Selasa (8/7/2025), guna mengevaluasi langsung kondisi fasilitas serta mendengar kebutuhan aparatur di lapangan.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati berdialog dengan para pegawai laboratorium, membahas berbagai kendala yang dihadapi, mulai dari keterbatasan alat hingga minimnya sumber daya manusia. Ia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas laboratorium, khususnya dalam rangka persiapan menuju akreditasi.
“Kita ingin laboratorium ini benar-benar siap, baik secara teknis maupun administratif, agar bisa diakui secara nasional. Ini sangat penting untuk mendukung pengendalian dan pemantauan kualitas lingkungan di daerah,” ujar Bupati.
Baca Lainnya :
- Kafilah Selayar Resmi Diterima oleh Panitia MTQ XXXII Sulsel0
- Asisten Ekbangkes Sambut Kedatangan Tim Assessment Eliminasi Malaria dari Kemenkes RI0
- Kapolres Selayar Pimpin Upacara Ziarah Nasional di TMP Barugaia0
- Kafilah Selayar Turut Ramaikan Pawai Ta'aruf STQH XXIII Sulsel0
- Wabup Saiful Arif Salurkan Bantuan, Langkah Strategis Pemda Selayar Tekan Dampak Inflasi0
Bupati juga meminta Dinas Lingkungan Hidup segera menyusun rencana tindak lanjut, termasuk penguatan sarana prasarana dan peningkatan kompetensi aparatur. Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten berkomitmen menjadikan laboratorium tersebut sebagai unit kerja profesional dan menjadi rujukan resmi pemerintah.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Taufiq Kadir, menjelaskan bahwa saat ini laboratorium yang dikelola dinasnya belum terakreditasi. Akibatnya, hasil pemeriksaan laboratorium belum dapat dijadikan dasar pengambilan kebijakan resmi.
“Kami sedang mendorong proses akreditasi. Jika berhasil, laboratorium ini tidak hanya menjadi rujukan kebijakan, tetapi juga berpeluang memberi kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ungkap Taufiq.
Ia menambahkan, dari total 15 indikator akreditasi yang ditetapkan Komite Akreditasi Nasional (KAN), baru sebagian yang dapat dipenuhi. Keterbatasan sarana dan prasarana masih menjadi tantangan utama dalam proses tersebut.(HUMAS-IC)
_











.jpeg)