- Bupati Selayar Launching Penyaluran Bantuan Pangan 26 Ton untuk Alokasi Februari–Maret 2026
- Tim Medis RSUD KH. Hayyung Selayar Periksa Kesehatan Dapur Kafilah MTQ XXXIV
- Kafilah Selayar Mulai Berlaga di Hari Pertama MTQ XXXIV Sulsel
- Bupati Selayar Terima Kunjungan UPC, Bahas Pengembangan PLTB dan PLTS
- Inspektorat Selayar Perkuat Upaya Pencegahan Korupsi melalui Evaluasi IKPD MCSP 2025
- Wabup Selayar Serahkan Satyalancana Karya Satya kepada 189 ASN dan Apresiasi Purna Tugas
- MTQ XXXIV Sulsel Resmi Dibuka, Selayar Kirim 110 Kafilah
- Wabup Selayar Hadiri Halal Bi Halal Permas di Makassar, Ajak Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
- Pj Sekda Selayar Hadiri Pembukaan Pameran MTQ Sulsel, UMKM Lokal Banyak Diminati Warga
- Wabup Selayar Tinjau Dapur Umum Kafilah MTQ di Maros
MBA Vicon HLM bersama Gubernur Sulsel, Ini yang Dibahas

KEPULAUAN SELAYAR - Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali (MBA) mengikuti High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sulawesi Selatan, bersama Gubernur Sulawesi Selatan, Perwakilan Bank Indonesia, dan sejumlah Kepala Daerah se Sulawesi Selatan, Rabu 29 April 2020.
Bupati didampingi oleh Sekda Selayar Dr. Ir. H. Marjani Sultan, M. Si, unsur forkopimda bersama sejumlah pimpinan OPD terkait.
Pertemuan yang dilakukan bersama para Bupati dan Walikota se Sulawesi Selatan melalui video conference ini, membicarakan beberapa hal terkait dampak penyebaran covid-19 yang sudah hampir di seluruh daerah di Provinsi Sulawesi Selatan yang mengakibatkan menurunnya aktivitas ekonomi masyarakat dan kegiatan usaha.
Baca Lainnya :
- Terima Kunjungan Staf Telkomsel, Basli Minta Jaringan Terjangkau Hingga ke Desa Terluar0
- Bupati Kepulauan Selayar Keluarkan Edaran Tentang Netralitas ASN pada Pilkada 20200
- Penyerahan DIPA 2020, Selayar Keciprat Rp. 989,24 miliar0
- Bupati Kepulauan Selayar Sambut Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin 0
- Video Conference dengan Gubernur Sulsel, MBA Laporkan Kondisi Pencegahan Covid-19 0
Hal tersebut akan berdampak pada perekonomian di sulsel dan berpotensi pada kenaikan harga kebutuhan masyarakat di Bulan Ramadan dan Idul Fitri Tahun 2020, khususnya di tengah pandemi covid-19.
Menyikapi hal tersebut, sejumlah rekomendasi disampaikan oleh Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA). Diantaranya Gubernur Sulsel meminta kepada para Kepala Daerah dan Walikota agar melakukan pemantauan harga yang lebih intensif terutama komunitas penyumbang inflasi sehingga gejolak harga dapat dikendalikan. Memastikan ketersediaan pasokan di setiap kabupaten/kota, kecamatan dan desa, bila terdapat kekurangan maka dapat dilakukan kerjasama dengan daerah yang surplus serta dilaporkan ke provinsi.
Selain itu kata NA, produsen, distributor dan agen agar tetap menjaga ketersediaan bahan pokok secara continue dengan harga yang wajar. TPID provinsi maupun kabupaten/kota bersama satgas pangan diminta agar melakukan kunjungan/sidak ke pasar-pasar tradisional/modern, gudang pengecer dan sentra distribusi untuk memastikan kewajaran harga dan menghindari tindakan yang dapat memicu kenaikan harga.
"Bersama dengan forkopimda melakukan pengawasan terhadap penyaluran, ketersediaan, stabilitas harga dan ketersediaan BBM baik di provinsi maupun di kabupaten/kota di Sulsel. Untuk menjaga stabilitas harga maka tim TPID provinsi dan kabupaten/kota dapat melakukan operasi pasar, sidak pasar, pasar murah dengan sistem online," jelas NA. (IM)










.jpeg)