- Peringatan Maulid Nabi, Wabup Muhtar: Rahmatan Lil Alamin Harus Menjadi Ruh Pembangunan Selayar
- Permintaan Bupati Natsir Ali Direspons ASDP, Minggu Ini KMP Awu-Awu Segera Layani Bira–Pamatata
- Garuda Selayar Tiba di Benteng, Wabup Muhtar Sambut Langsung Kontingen Jamnas ke-XII
- Dari Jamnas Cibubur, Pramuka Garuda Selayar Pulang dengan Dukungan Kodaeral VI dan Permas Jakarta
- Hadiri Maulid di Desa Onto, Wabup Selayar Ajak Masyarakat Istiqamah dalam Kebaikan
- Rapat Paripurna DPRD, Wabup Muhtar Tegaskan APBD 2025 Dikelola Transparan hingga Raih WTP
- Selayar Kembali Jadi Lokasi Pengabdian, 61 Mahasiswa KKN UIN Alauddin Turun ke Desa
- Wisuda Perdana ITSBM Selayar, Wabup Muhtar Titip Pesan: Ilmu Harus Jadi Amanah Pengabdian
- Bupati Natsir Ali Bangun Fondasi Industri Kelapa, Unhas Mulai Susun Studi Kelayakan
- Ketua TP PKK Selayar: Pelayanan Kesehatan Tak Bisa Berjalan Sendiri
Musrenbangnas 2019, Jokowi Akan Hapus Lembaga yang Tidak Berkontribusi Ril Kepada Negara

Keterangan Gambar : Foto by Afrista
JAKARTA - Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Tahun 2019, Kamis hari ini (9/5/2019) di mulai. Presiden RI Joko Widodo hadir membuka acara tersebut di Shangri-La Hotel, Jakarta.
Pada Musrenbangnas 2019 ini, turut dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla, para Menteri Kabinet Kerja, dan Gubernur. Terpantau hadir pula Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali bersama para Bupati lainnya, dan wali kota dari seluruh Indonesia.
Bupati Kepulauan Selayar tampak didampingi oleh Kepala Bappelitbangda Selayar yang diwakili oleh Kabid. Perencanaan Makro Bappelitbangda Mahrizal, S.IP.
Baca Lainnya :
Musrenbangnas tersebut digelar untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2020. Selain memberikan arahan dalam pembukaan Musrembangnas 2019, Presiden Joko Widodo juga meluncurkan visi 2045 menyambut 100 tahun Indonesia Merdeka. Di antaranya menjadikan Indonesia sebagai salah satu dari 5 besar negara dengan ekonomi terkuat di dunia. Tahun 2045, Jokowi menyebut Indonesia akan menjadi negara dengan pendapatan besar yang maju.
Baca juga : KPPN Benteng dan Pemda Selayar Teken MOU Tentang Pemanfaatn Data dan Informasi
Dalam pidatonya, presiden juga menyinggung soal reformasi birokrasi.
"Reformasi struktural, reformasi birokrasi harus betul-betul kita jalankan. Kelembagaan harus disederhanakan. Urusan-urusan perizinan dari pusat sampai ke daerah harus berani kita potong. Tanpa itu jangan bermimpi menjadi 5 besar ekonomi terkuat dunia, dan ini segera kita mulai," kata Joko Widodo.
Jokowi sebut, lembaga-lembaga yang tidak efisien dan tidak memberikan kontribusi ril terhadap negara akan dihapus. Menurutnya semakin sederhana organisasi akan semakin fleksibel untuk memutuskan sebuah kebijakan.
Musrenbangnas tersebut kemudian ditutup oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, dan besok akan dilanjutkan dengan desk Musrenbangnas yang dijadwalkan berlangsung hingga 14 Mei mendatang, dengan tema Peningkatan Sumber Daya Manusia untuk Pertumbuhan Berkualitas. (AFRISTA / Editor IM)










.jpeg)