- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
Musrifah Basli Maksimalkan Peran Kader Rumah Gizi Turunkan Angka Stunting di Kepulauan Selayar

KEPULAUAN SELAYAR - Dalam rangka meningkatkan pemahaman tentang pentingnya mencegah stunting, Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Selayar menggelar Sosialisasi Penanganan, Pencegahan dan Penurunan Stunting Bagi Kader Pengelola Rumah Gizi.
Kegiatan ini digelar di Sekretariat PKK Kab. Kepulauan Selayar, pada Sabtu (16/11) di hadiri dan dibuka secara langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Andi Dwiyanti Musrifah Basli.
Musrifah Basli dalam sambutannya menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan wujud kepedulian PKK dalam penanganan, pencegahan dan penurunan Stunting di Indonesia, terkhususnya di Kabupaten Kepulauan Selayar
Baca Lainnya :
- Briefing, Pjs Bupati Kepulauan Selayar Imbau Agar Opini WTP dapat Terus Dipertahankan0
- Sekda Selayar Sambut Kedatangan Peserta Ekspedisi Nusantara Jaya 0
- Pemda Selayar Siagakan Satu Unit Damkar di Kecamatan Bontomatene0
- Bahas Data Selayar Dalam Angka, BPS Gelas Sosialisasi dan Focus Discussion Group 0
- Anggota Komisi VI DPR RI Sambangi Pulau Kayuadi Kecamatan Takabonerate 0
"Sangat diharapkan melalui kegiatan ini para kader lebih memahami konsep rumah gizi dan lebih inovatif dalam memberikan pelayanan sehingga selayar terbebas dari stunting" ujarnya
Ditegaskan olehnya,TP. PKK harus berperan aktif dalam mencegah stunting Untuk itu, Musrifah meminta para peserta untuk fokus, memperhatikan materi dengan sungguh-sungguh, sehingga apa yang diperoleh dalam sosialisasi ini dapat diterapkan dalam wilayah tugas masing-masing.
"Stunting merupakan masalah serius yang harus dikerja bersama. Tak hanya pemerintah daerah, tapi juga seluruh elemen masyarakat untuk ikut ambil peran demi menurunkan angka stunting" tegasnya
Sebelumnya Almiati Suardi selaku penyelenggara melaporkan bahwa Peserta sosialisasi berjumlah 75 orang terdiri dari Lurah, Kades dan Ketua TP Keluran dan Desa Lokus, Pokja 4 PKK Kabupaten dan Kader Rumah Gizi Lokus Stunting. (HUMAS-IC)
-











.jpeg)