- Pemkab Selayar Bersiap Sambut Rombongan Pangdam, Dankodaeral, Anggota DPR dan Pejabat dari Kemenhan RI
- Kuota Haji Selayar Turun Drastis, Kakan Kementerian Haji dan Umrah Sebut Akibat Sistem Waiting List Nasional
- Wabup Muhtar Lepas Jemaah Calon Haji 1447 H/2026 M Menuju Tanah Suci
- Bupati Selayar Sambut Tim Wasev TMMD Ke 128, Perkuat Kolaborasi Pembangunan Daerah
- Pemkab Kepulauan Selayar Matangkan Persiapan Celebes Scooter Party XIX 2026, Ribuan Scooterist Diperkirakan Hadir
- Bupati Natsir Ali Tekankan Pentingnya Pendidikan Al-Qur an pada Wisuda Santri BKPRMI Selayar
- Bupati Natsir Ali Hadiri Pelantikan Pengurus BPC PHRI Kepulauan Selayar, Dorong Sinergi Bangun Pariwisata Hebat
- Dukung Program GEMETAR, Bank Sulselbar Siap Biayai Petani Jagung Selayar Melalui Program KUR
- Pemkab Selayar Gandeng Bank Sulselbar Fasilitasi KUR Petani Jagung, Potensi Panen Capai Rp54 Juta per Hektare
- ATR/BPN Dorong Integrasi NIB-NOP, Selayar Tetapkan Dua Kelurahan Percontohan
Pemkab Selayar Distribusi 50 Drum BBM Jenis Solar ke Takabonerate

KEPULAUAN SELAYAR - Terjadinya kelangkaan BBM jenis Solar di wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar khususnya di Kecamatan Kepulauan, menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar.
Kepala bagian Ekonomi Setda, Rahman Made mengatakan, kelangkaan dan kenaikan harga BBM terutama Solar Subsidi selain akan berdampak pada resiko inflasi daerah, juga tentu sangat menyulitkan masyarakat.
Disamping itu tentu akan mempengaruhi loncatan harga kebutuhan masyarakat seperti barang dan jasa serta komoditas.
Baca Lainnya :
- Launching Bantuan Beras PPKM, Bupati Basli ; Jangan percaya hoax terkait vaksin, Aman!0
- Peringkat Pertama Sulsel, Bupati Apresiasi SMKN III Benteng0
- Wabup Kepulauan Selayar Pimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-90 Tahun 2018 0
- Disela Kunkernya, Wabup Kepulauan Selayar Ceramah Hikmah Maulid di Pasimasunggu0
- Wabup Kepulauan Selayar Launching Penerimaan Maba dan Kampus ITSBM0
Sebagai bentuk antisipasi atas kondisi tersebut, maka telah disampaikan kepada para camat dan kepala Desa untuk melakukan pengawasan pendistribusian BBM diwilayahnya masing-masing.
"Di Kecamatan Takabonerate misalnya beberapa hari lalu dilakukan pendistribusian BBM Jenis Solar Subsidi sebanyak 50 Drum atah 10.000 liter, pembagiannya itu 5 Drum atau 1.000 liter perdesa, dengan harga 9.000 perliter sudah termasuk ongkos angkut," ungkapnya
Lanjut Rahman Made, selain melakukan pengawasan, Camat dan Kades juga diminta untuk mendata konsumen pengguna yang akan diberikan ke masing-masing desa dan melaporkan ke Bagian Ekonomi Setda.
Langkah-langkah tersebut merupakan salah satu bagian tindak lanjut mensinergikan kebijakan stabilitas harga sebagaimana arahan presiden dalam Rakornas Tim Pengendalian Inflasi Daerah di beberapa waktu lalu, Pungkas Rahman Made dalam keterangannya pada Ahad (20/11)- Humas Ical.










.jpeg)