- Rangkaian Harkopnas ke-79, Bupati Selayar Tanam Kayu Putih di Kawasan Konservasi PT Vale
- Wabup Selayar Bersama Baznas Salurkan Bantuan Rp4 Juta untuk Korban Kebakaran di Batangmata Sapo
- Stand UMKM Selayar Jadi Incaran Pengunjung, Harkopnas79 Lutim, Sekda : Ini Bukti Produk Kita Punya Pasar
- Sekda Selayar Apresiasi Lutim, Dinilai All Out Jamu Peserta Harkopnas di Danau Matano
- Sekda Selayar Jalin Komunikasi Lintas Daerah, Dorong Promosi Produk UMKM di Pekan Expo Harkopnas 79 Sorowako
- Lagu Salendang Mayang Hantarkan Paduan Suara Selayar Sabet Juara II Harkopnas 79
- Tak Sekadar Memantau, Sekda Ikut Menata Produk UMKM Selayar di Harkopnas Ke79 di Sorowako
- Natsir Ali Dipercaya Pimpin HKTI Selayar, Perkuat Peran Petani dalam Pembangunan
- TP PKK Selayar dan IKA Farmasi Unhas Perkuat Edukasi Kosmetik dan Pangan Aman
- IKA Farmasi Unhas Edukasi Warga Selayar, Wabup Muhtar Ajak Cerdas Pilih Kosmetik dan Pangan
Penjabat Kades Kaburu Berlakukan Apel Mandiri, Dorong Disiplin Aparat dan Dukung Program GEMERLAP
_copy_1024x683.jpg)
KEPULAUAN SELAYAR — Penjabat Kepala Desa Kaburu, Kecamatan Bontomanai, Kabupaten Kepulauan Selayar, Nur Afdal Sarepe, S.STP, memberlakukan apel pagi mandiri bagi seluruh aparat Desa Kaburu, hingga kepala dusun.
Kebijakan tersebut diberlakukan sebagai upaya meningkatkan disiplin kerja aparatur desa, khususnya dalam hal kehadiran dan pelayanan kepada masyarakat. Selama ini, menurut Nur Afdal, masih ditemukan aparatur desa yang datang terlambat ke kantor sehingga berdampak pada lambannya pelayanan publik.

Baca Lainnya :
“Kita ini adalah pelayan masyarakat. Tidak boleh ada aparat desa yang datang ke kantor jam 10 pagi. Pelayanan harus dimulai tepat waktu,” tegas Nur Afdal, Senin (5/1/2026).
Ia menjelaskan, apel pagi mandiri tersebut mulai diterapkan sejak dirinya resmi menjabat sebagai Penjabat Kepala Desa Kaburu pada 2 Desember 2025 lalu. Melalui apel pagi, ia berharap seluruh aparatur desa memiliki komitmen dan tanggung jawab yang sama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Menurutnya, disiplin waktu akan berdampak langsung pada efektivitas kerja. Pekerjaan yang bisa diselesaikan lebih cepat, kata dia, tidak seharusnya ditunda.
“Jika ada pekerjaan yang bisa diselesaikan hari ini, jangan ditunda-tunda. Dengan disiplin, pelayanan kepada masyarakat pasti akan meningkat,” ujarnya.
Selain fokus pada pembenahan internal pemerintahan desa, Nur Afdal juga menyatakan dukungan penuh terhadap imbauan Bupati Kepulauan Selayar, Natsir Ali, untuk menyukseskan program Gerakan Menanam Lima Juta Kelapa (GEMERLAP).
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Desa Kaburu bersama aparat desa dan BPD telah melakukan survei lapangan terkait rencana pembukaan jalan baru menuju lahan-lahan tidur, khususnya di wilayah Kudu’ ke Sampagayya.
“Kami sudah turun melakukan survei. Tinggal melakukan koordinasi dengan pemilik lahan. Jika ada kesepakatan antara pemerintah desa dan pemilik lahan, Insya Allah lahan-lahan tidur berpotensi untuk ditanami sekitar seribu bibit kelapa,” ungkapnya. (Im)











.jpeg)