- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
Peringati Maulid Nabi, Warga Desa Onto Makan Bersama di Masjid, Wujud Cinta Kepada Baginda Muhammad SAW

KEPULAUAN SELAYAR - Dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW, warga Desa onto Kecamatan Bontomatene Selayar menggelar perayaan Maulid yang berpusat di Masjid Syuhada Onto pada Ahad, (22/9)
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini dihadiri langsung Bupati Muh. Basli Ali bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Selayar Andi Dwiyanti Musrifah Basli, serta seluruh masyarakat Desa Onto dan sekitarnya.
Masyarakat Desa Onto memiliki tradisi maulid, ramai-ramai membawa sejumlah jenis makanan yang sengaja disiapkan dari rumah untuk disantap bersama di masjid oleh seluruh warga serta tamu undangan yang datang dari luar Desa Onto.
Baca Lainnya :
- Sekda Kepulauan Selayar Menerima Secara Resmi Kedatangan Jemaah Haji di Mesjid Agung Al-Umaraini0
- Ini Pesan Wabup Kepulauan Selayar pada Pembukaan RAT Ksu Karya Mandiri Nelayan0
- 113 CJH Ikuti Pembukaan Bimbingan Manasik Haji, Ini Pesan Wakil Bupati Kepulauan Selayar0
- Kesenian Tradisional Batti-batti Selayar Tampil Pada Ajang PBI di Kota Palu0
- Bupati Kepulauan Selayar Kukuhkan Calon Paskibraka 20240
Oleh warga, tradisi membuat dan membawa makanan ke masjid itu merupakan kegiatan turun-temurun yang diwariskan nenek moyang dan bertahan hingga saat ini.
Selain sebagai salah satu ibadah, bagi warga desa onto, tradisi membawa makanan ke masjid merupakan perwujudan syukur dan ungkapan rasa bahagia atas peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad Sallalahu Alihi wassalam.
"Momentum perayaan maulid Nabi Muhammad SAW adalah momentum untuk mengungkapkan cinta kepada baginda Muhammad rasulullah, meneladani kesederhaan dan akhlak mulia beliau" ucap Bupati Basli Ali saat memberikan sambutannya dalam pringatan maulid tersebut.
Lanjutnya, diriwayatkan pada hari kiamat kelak, Nabi kita Muhammad SAW akan berdiri tegak menunggui umatnya seraya memohonkan ke hadirat Allah SWT untuk mengampuni dosa dari umatnya dan menunggui sampai masuk syurga.
"Oleh karena itu tidak alasan bagi kita umat muslim tidak mencintai Nabi Muhammad, sebab Nabi Muhammad sendiri tidak akan pernah meninggalkan umatnya." pungkasnya (HUMAS-IC)











.jpeg)